HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
SINOPSIS

Jewel in the Palace Episode 37

Tayang: 9-Aug-2007 17:00 WIB

Baca Juga:


Tags:

serial jewel

Berita HOT:

Bagaimana dengan nasib Jang-geum sendiri? Di pulau Jeju yang merupakan tempat tahanannya, Jang-geum dua kali berusaha meloloskan diri namun ketahuan hingga akhirnya berkenalan dengan seorang wanita bernama Jang-do.

Mendengar niat Jang-geum yang begitu kuat, wanita yang ternyata adalah dokter itu mensiasati supaya sahabat barunya itu 'terkena' penyakit cacar air. Kontan, para pengawal yang ketakutan mengasingkan Jang-geum ke sebuah pondok di dalam hutan supaya tidak tertular.

Namun ternyata tempat yang ditunjukkan oleh Jang-do, yang reputasinya ternyata disegani, adalah barak tentara sehingga Jang-geum kembali ditahan. Dikenal bandel, Jeong-ho yang memutuskan untuk meninggalkan semuanya dan menyusul ke Pulau Jeju tidak diperkenankan oleh petugas untuk membesuk gadis itu.

Di dapur istana, seperti yang sudah bisa diduga Dayang Choi terpilih sebagai Dayang Utama tanpa perlawanan dari siapapun. Hanya Dayang Min dan Jang yang berani membangkang, itupun tidak dilakukan secara terang-terangan. Sementara Yeon-seng yang malang terus memikirkan sahabatnya Jang-geum.

Memutuskan untuk mengunjungi Jeong-ho, Geum-young kecewa karena pria itu tidak ada dan ia sudah bisa menebak kemana perginya. Berusaha mengetahui keadaan Jang-geum, Jeong-ho mendapat kabar kalau gadis itu harus menjalankan kerja paksa di kandang kuda.

Namun bukan Jang-geum namanya kalau tidak berkemauan keras. Di saat para penjaga mengiranya sudah menyerah dan tidak mau melarikan diri lagi, ia kembali berulah. Saat nyaris ditangkap, Jeong-ho muncul, menyelamatkan dan membawanya ke pinggir pantai sambil mengatakan telah menyiapkan sebuah perahu untuk membawa Jang-geum pergi.

Mengaku akan melakukan apapun untuk membantu, Jeong-ho meminta Jang-geum mau bersabar sampai kebenaran terungkap karena ia tidak ingin gadis itu hidup dalam pelarian. Saat hendak berangkat dengan perahu yang telah disiapkan, ucapan almarhumah Dayang Han kembali terngiang sehingga Jang-geum memutuskan untuk tidak pergi.(mdL)

Bookmark and Share