HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
SINOPSIS

Jewel in the Palace Episode 38

Tayang: 10-Aug-2007 17:00 WIB

Jang-do dengan berani melakukan praktek penipuan dengan menggunakan sejumlah bahan makanan yang disebutnya sebagai obat, namun ulahnya diketahui Jang-geum. Kaget (dan kagum) saat tahu siasatnya bisa ditebak, Jang-do menyuruh Jang-geum untuk melakukan tugas di bagian dapur untuk memilah bahan obat.

Tahu kalau Jang-geum tidak suka dengan caranya memetik keuntungan dari profesi sebagai dokter yang seharusnya bertugas menolong orang, Jang-do menugaskan bawahannya itu kembali melakukan hal sama keesokan harinya. Oleh 'rekan-rekan kerja'nya, Jang-geum diberitahu bahwa Jang-do dikenal sangat keras namun ia tidak percaya karena wanita itu tidak memperlakukannya dengan cara sama.

Bertekad untuk membuktikan Jang-geum tidak bersalah, Duk-gu sengaja memakan bebek sulfur selama beberapa bulan sampai istrinya mual. Ternyata apa yang pernah disampaikan mendiang Dayang Han benar : bebek tersebut mempunyai khasiat. Bahkan, sang istri Joo-daek hamil setelah belasan tahun mencoba mempunyai anak lagi.

Saat diberitahu soal itu, Yeon-seng langsung menyelidiki kenapa dayang bernama A Hung yang dulu ditugasi mencicipi masakan buatan Dayang Han pingsan. Setelah diselidiki, ia menduga semua itu ada hubungannya dengan makanan yang diberikan Yong-ro. Tapi apa daya, dirinya, Dayang Min dan Ah Jung tidak diperkenankan mendekati dapur istana.

Ketahuan mencari informasi soal Jeong-ho, Geum-young diingatkan Pan-sool akan janjinya untuk melupakan pria itu. Ditugaskan mengurus makanan Selir Soo-waen, Yeon-seng dengan berani membantah Geum-young yang memintanya untuk menganti menu dengan mengatakan ia bakal mengikuti ajaran Dayang Han dan Jang-geum. Hal itu langsung membuatnya jadi sasaran kemarahan Dayang Utama Choi.

Di klinik, Jang-do semakin terkesan dengan Jang-geum yang pengetahuannya tentang tanaman obat-obatan semakin meningkat. Keduanya kembali berdebat saat seorang anak bernama Ma-seok sakit, Jang-geum tetap ngotot bahwa tugas dokter adalah menolong orang meski tanpa bayaran dan meminta resep yang dibutuhkan.

Gadis itu mendatangi Jeong-ho untuk meminjam uang, yang dengan senang hati langsung diberikan. Namun satu masalah masih menanti : untuk memasak dibutuhkan air tawar. Meski sudah diperingati bahwa penduduk miskin tidak bisa memperoleh air itu, Jang-geum tetap nekat dan berusaha meminta kepada petugas.

Ditolak dan diperlakukan kasar, akhirnya gadis itu diberitahu bahwa cara kedua adalah mengambil air bersih di atas pegunungan. Setelah melakukannya, Jang-geum bertemu dengan Jeong-ho yang sedang menyelidiki para prajurit yang diberi tugas misterius. Rupanya, Petugas Pak berusaha membuat sebuah tempat untuk menadah air hujan.

Akhirnya terungkap bahwa semua adalah ide Jang-do, yang menggunakan uang yang dikumpulkan untuk membangun tempat penadahan itu. Jang-geum baru sadar kalau telah salah sangka selama ini, sementara Jang-do tidak kalah kagum dengan Jang-geum yang tahu banyak hal soal air dan hal-hal yang berbau kesehatan, ia bertekad mengajari gadis itu untuk menjadi seorang dokter.(mdL)

Bookmark and Share