HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
SINOPSIS

Jewel in the Palace Episode 42

Tayang: 14-Aug-2007 17:00 WIB

Baca Juga:


Tags:

serial jewel

Berita HOT:

Dengan geram, Raja memerintahkan untuk memecat Han Dong-yi dan melepaskan Jang-geum. Berita tersebut langsung disambut gembira oleh semua, termasuk Woo-baek yang kini menjadi salah satu petugas di rumah sakit kerajaan.

Mendapat kabar bahwa seleksi dokter wanita akan diadakan dalam waktu dekat, ia berencana memberitahu Jang-geum namun mengurungkan niatnya saat tahu dendam gadis itu masih membara. Hal serupa juga dialami Jeong-ho yang mendapat tawaran promosi, namun demi janjinya untuk menjaga Jang-geum hal itu terpaksa ditolak.

Masalah itu secara tidak sengaja terdengar oleh Jang-geum, yang kemudian membujuk Jeong-ho untuk tinggal di istana karena ia selalu merasa pemuda itu ada bersamanya meski jarak memisahkan. Cara tersebut sangat ampuh, meski hati Jeong-ho berkecamuk saat melihat gadis itu kembali ke pulau Cheju keesokan harinya.

Dalam perjalanan kembali, Jang-geum menyempatkan diri untuk mengunjungi makam Dayang Han dan baru saja hendak membenahi ketika seorang bocah laki-laki tiba-tiba muncul dan melarang. Menurutnya, tempat itu akan membawa kesedihan bagi arwah maupun orang-orang yang berhubungan dengan makam tersebut.

Insting Jang-geum langsung bekerja begitu melihat bocah pria itu, ia langsung bisa menebak kawan barunya, yang ternyata adalah putra satu-satunya seorang pejabat berpengaruh, mempunyai penyakit menahun yang sukar disembuhkan. Jang-geum menawarkan diri untuk memberi perawatan, yang dengan senang hati diterima.

Hal itu sudah tentu membuat Kapten Pak yang ditugaskan untuk mengawal Jang-geum kembali ke Pulau Jeju bertambah pusing. Apalagi, pengobatan tersebut ditentang oleh ayah sang bocah yang menganggap gadis itu hanya ingin mencelakai anaknya saja.

Pelan namun pasti, resep sup daging yang digunakan Jang-geum mulai menunjukkan efeknya. Gembira karena putranya sudah sembuh, ayah sang bocah itu memberitahu satu hal yang penting artinya bagi Jang-geum : seleksi dokter wanita akan diadakan keesokan harinya.(mdL)

Bookmark and Share