HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
SINOPSIS

Jewel in the Palace Episode 45

Tayang: 17-Aug-2007 16:30 WIB

Menghabiskan seharian untuk memberi keputusan yang terbaik, Profesor Shin mengumumkan hasil ujian para calon dokter didepan Profesor Li. Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, Jang-geum dan Shin-bi mendapat tiga nilai E. Namun, hal serupa juga terjadi dengan para siswa lainnya.

Bisa ditebak : saat mendapat laporan tentang kegagalan semua calon dokter, atasan mereka marah besar dan memutuskan untuk menguji sendiri seluruh kontestan. Belakangan, ketahuan apa penyebab semua itu, Profesor Li langsung dimarahi habis-habisan karena menyalahgunakan wewenangnya.

Laporan tersebut diteruskan ke Raja, yang kemudian memerintahkan supaya dibuat peraturan resmi yang melarang calon dokter wanita menghadiri pesta yang digelar pejabat kerajaan. Tidak hanya itu, ia juga memarahi Menteri Oh secara terang-terangan didepan semua orang.

Saat yang ditunggu akhirnya tiba, para calon dokter mendapat sertifikat sekaligus pemberitahuan dimana mereka bertugas. Meski sedih harus berpisah dengan rekan-rekannya yang sudah seperti keluarga, Jang-geum bahagia bukan kepalang saat tahu dirinya ditempatkan di rumah sakit istana. Ia tidak sendirian, pasalnya Shin-bi juga terpilih untuk bertugas di tempat yang sama.

Belum tahu keadaan sesungguhnya, Jeong-ho sempat cemas saat melihat wajah Jang-geum murung, ia mengira gadis itu gagal dalam ujian. Namun ternyata Jang-geum hanya berpura-pura, ekspresinya berubah menjadi berseri-seri. Saat sampai di tempat Duk-gu, ia diperingati Jang-do bahwa kehidupan di rumah sakit istana tidak akan seindah yang dibayangkan.

Berjalan ke dalam istana untuk pertama kalinya setelah beberapa tahun, Jang-geum menyempatkan diri melewati bagian dapur dan tersenyum. Kehadirannya dan Shin-bi disambut oleh Pi-seun yang memberitahu tentang aturan yang harus ditaati.

Namun di tugas pertamanya, Jang-geum dan Shin-bi malah diperlakukan seperti pembantu oleh para dayang sitana. Sempat membantah, Shin-bi tertegun saat melihat rekannya Jang-geum dengan rendah hati mau melakukan semua yang diminta termasuk membersihkan kaki.

Karena adanya masalah yang menimpa Permaisuri, para dokter dan dayang dikumpulkan di ruang rapat. Disana, Jang-geum kembali bertemu dengan mantan sahabatnya Geum-young yang kini telah menjabat sebagai Dayang Utama. Sepanjang acara, wajah wanita itu pucat-pasi bagai melihat hantu.(mdL)

Bookmark and Share