HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
SINOPSIS

Jewel in the Palace Episode 46

Tayang: 18-Aug-2007 17:00 WIB

Namun Jang-geum tidak bisa berpikir macam-macam, pasalnya ia langsung ditugaskan untuk melakukan tugasnya. Saat masuk ke kamar Permaisuri, keadaan genting kembali terjadi saat istri Raja itu mengalami pendarahan pada kandungannya.

Kejutan baru kembali terjadi ketika dayang kepala masuk ke ruangan, wanita itu tidak lain adalah Dayang Choi. Permaisuri sendiri akhirnya mengalami keguguran, dan belakangan terkuak kalau semua itu adalah bagian dari rencana Dayang Kepala Choi.

Dari Hung, Jang-geum diberitahu kalau Geum-young ingin bertemu dengannya. Saat menunggu di dapur, gadis itu teringat dengan masa-masa dimana Dayang Han masih hidup. Saat rivalnya muncul, dengan dingin Jang-geum memberi selamat sebelum melangkah keluar.

Setelah menemui semua musuh-musuhnya (termasuk Yong-ro), Jang-geum berusaha mencari tahu keberadaan Yeon-seng namun tidak berhasil. Tidak putus asa begitu saja, ia berusaha melacak keberadaan Dayang Min dan asistennya Jang yang telah ditugaskan di tempat lain.

Dayang Min menceritakan semua kejadian mulai dari terusirnya Dayang Yong-shin akibat rencana Dayang Choi sampai nasib tragis Yeon-seng sebagai selir yang tidak diperhatikan Raja. Saat berjalan menuju kediaman sahabatnya, hati Jang-geum semakin teriris mendengar Yeon-seng tak henti berdoa untuk keselamatannya.

Status Yeon-seng sendiri dilecehkan oleh banyak orang termasuk dayang istana namun ia tidak perduli, yang terpenting Jang-geum sudah berada didekatnya. Di istana sendiri sedang terjadi tarik-menarik kepentingan antara Menteri Kanan Oh dan Menteri Kiri yang adalah atasan Jeong-ho, yang akhirnya dimenangkan oleh sisi kiri.

Jeong-ho langsung bergerak cepat untuk meredam kemungkinan timbulnya konflik di istana, apalagi sang atasan kemudian mengundang Menteri Oh dan Pan-sool untuk makan malam bersama. Seperti yang bisa ditebak, tawaran 'perdamaian' yang disampaikan oleh Menteri Kiri ditolak mentah-mentah.

Menteri Kiri sendiri tidak main-main dalam melakukan persiapan, lewat Jeong-ho mereka diingatkan akan insiden bebek sulfur beberapa tahun silam. Saat berjalan keluar, Pan-sool didatangi pria itu yang menyebut bahwa perang akan langsung dimulai bila pihak keluarga Choi menyakiti Jang-geum.(mdL)

Bookmark and Share