HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
SINOPSIS

Jewel in the Palace Episode 52

Tayang: 24-Aug-2007 17:00 WIB

Baca Juga:


Tags:

serial jewel

Berita HOT:

Ditugaskan untuk mengatur distribusi obat, Yon-saek berhasil mengutus Jeong-ho kembali ke istana sehingga dirinya bisa meneruskan rencana membuat hidup Jang-geum semakin sulit. Di istana, Yeul-yee memberitahu bahwa semua rencana untuk menghancurkan Jang-geum telah dimulai.

Benar saja, keesokan harinya seseorang ditangkap dengan tuduhan menjual obat dari gudang istana kepada rakyat. Dengan cepat, pria itu menunjuk Jang-geum sebagai dalangnya. Mengira rencananya berhasil, Yon-saek harus gigit jari ketika seorang perwira bisa membongkar semua rencananya.

Begitu mendengar rencananya gagal, Yeul-yee yang belakangan ikut bergabung kembali menggunakan cara lain untuk mengelabuhi Jang-geum dengan menyuruhnya pergi ke tempat jauh untuk membeli obat. Padahal disaat yang sama, para dayang lain telah diperintahkan mengungsi dari kota yang terkena wabah.

Karena tidak diberitahu, keruan saja Jang-geum terjebak. Di depan matanya, ia melihat penderitaan orang-orang sehat yang dilarang mendekati ibukota kerajaan karena dianggap membawa wabah penyakit. Di tempat penampungan, Jeong-ho mulai kuatir saat tahu Jang-geum tidak ada disana.

Tanpa memperdulikan keselamatannya, pria itu masuk ke zona berbahaya demi mencari Jang-geum. Memacu kuda secepat mungkin, akhirnya gadis itu ditemukan di sebuah pondok dalam keadaan penuh duka. Ketika diajak pergi Jang-geum menolak, dan mengatakan bahwa nasibnya yang diabaikan oleh banyak orang sama seperti rakyat desa itu.

Sedih mendengar semangat hidup gadis itu yang mulai pudar, dengan sekuat tenaga Jeong-ho berusaha menghibur dan meminta supaya gadis itu mau bangkit lagi. Saat keluar keduanya dihadang masa yang marah, insting Jang-geum langsung bangkit dan ia berjanji akan menyembuhkan semuanya.

Sadar kalau dirinya terlalu terburu-buru mengambil keputusan, Jeong-ho memutuskan untuk membantu Jang-geum di tempat penampungan. Namun, kehadirannya nyaris menjadi bulan-bulanan massa yang marah karena persediaan obat sangat sedikit. Dengan marah, Jang-geum mengatakan tidak akan menolong kalau mereka menyakiti pria itu.(mdL)

Bookmark and Share