HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
SINOPSIS

Jewel in the Palace Episode 53

Tayang: 8-Feb-2006 17:00 WIB

Merawat sekian banyak orang seorang diri sudah tentu membuat gadis itu kewalahan, sementara Jeong-ho mulai panik karena didesa yang dituju semua sudah mengungsi. Padahal kalau tidak kembali, nyawa Jang-geum terancam.

Di istana, menghilangnya Jeong-ho dan Jang-geum menjadi bahan empuk bagi Menteri Oh dan Yon-saek untuk 'menyerang' Menteri Kiri. Dari penuturan Shin-bi, Woon-baek dan Profesor Shin sadar ada sesuatu yang salah. Di tempat Geum-young, Rie menyatakan keinginannya menjadi kepala bagian pemasaran perusahaan yang dipimpin Pan-sool sebagai imbalan.

Marah karena Jeong-ho tidak kembali, para penduduk menyekap Jang-geum (yang ikut tertular penyakit) tepat pada saat desa mengalami kebakaran. Dalam keadaan setenga sadar, ia teringat dengan saat sang ibu dan gurunya Dayang Han menghembuskan napas terakhir.

Tiba di desa yang terbakar, dengan panik Jeong-ho mencari Jang-geum dan menemukan gadis itu tersekap tidak sadarkan diri di dalam gudang. Saat melihat gadis itu sadar, tanpa sadar pria itu memeluk Jang-geum dan mengatakan kalau ia tidak mungkin meninggalkannya dalam keadaan apapun.

Ternyata Jeong-ho tidak datang sendirian, ia membawa bala bantuan seorang dokter yang sudah tidak asing lagi : Jang-do. Setelah diperhatikan dengan seksama, ternyata ada beberapa keanehan terhadap daerah yang terkena wabah itu.

Tak terasa setengah bulan telah berlalu sejak Jang-geum menghilang, para dokter istana mulai memikirkan hukuman apa yang bakal diberikan bila gadis itu kembali. Merasa diatas angin, Yon-saek mengutus Won-baek untuk menyelidiki daerah lain yang juga terkena wabah.

Dari obrolan dengan seorang penduduk, Jang-geum akhirnya tahu bahwa penyakit yang menyebar itu berasal dari tanaman. Teringat denman pelajaran yang diberikan Jang-do, kasus keracunan makanan itu terselesaikan dengan meminum air jahe.

Saat penyelidikan, mereka mendapati bahwa salah satu tempat yang terkena wabah adalah daerah yang biasa mensuplai makanan untuk istana. Meski nyawa terancam, Jeong-ho dan Jang-geum bergegas ke istana dan memberitahu penemuan itu pada Menteri Oh dan Yon-baek.

Bernafsu mengusir Jeong-ho dan Jang-geum dari istana, dengan berani Dayang Kepala Choi mencoba makanan yang telah terinfeksi sebagai bukti hal itu hanya akal-akalan. Benar saja, tak berapa lama kemudian wanita culas itu merasakan gejala yang sama.(mdL)

Bookmark and Share