HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
SINOPSIS

Jewel in the Palace Episode 59

Tayang: 31-Aug-2007 17:00 WIB

Akhirnya mendapat jawaban atas penyakit misterius Raja, Jang-geum mulai mengalami dilema saat tahu dua musuh besarnya telah ditahan. Seolah mengulang sejarah saat dirinya dan mendiang Dayang Han difitnah, gadis itu mengunjungi penjara.

Berbeda dengan perilaku Dayang Choi terdahulu, Jang-geum berusaha memberi kesempatan untuk berubah namun ditolak. Meski bisa menyingkirkan keduanya, Jang-geum memutuskan untuk menyembuhkan Raja (yang berarti dibebaskannya Daang Choi dan Geum-young). Di penjara, Dayang Choi masih berharap dirinya bisa diselamatkan Menteri Oh tanpa sadar sekutunya itu telah berubah haluan.

Tepat pada saat Pan-sool, Dayang Choi, Geum-young disiksa, Jeong-ho muncul dan meminta supaya ketiganya dibebaskan. Dengan lemas saat berada di sel, ketiganya sadar kalau saat ini nasib mereka justru berada di tangan Jang-eum. Kembalinya gadis itu langsung disambut Permaisuri, yang tahu kalau itu berarti penyakit Raja telah diketahui.

Meski sepakat dengan Jang-geum, bahkan tahu nama penyakit yang diderita Raja, namun Yon-saek menyampaikan resep berbeda yang langsung dibantah gadis itu. Ucapan terang-terangan itu sudah tentu membuat Jang-geum membuka medan perang dengan Yon-saek.

Keruan saja, terjadi perdebatan sengit saat hendak menentukan obat mana yang paling tepat diminum Raja. Meski sudah mendapat dukungan dari dua dokter, namun Permaisuri kembali dibuat kesal ketika para menteri muncul untuk mengajukan protes. Pasalnya di masa itu, haram hukumnya bagi perawat wanita menyentuh Raja secara langsung.

Dengan berat hati, Permaisuri terpaksa mempercayakan semuanya pada Yon-saek meski Jang-geum sudah memberanikan diri untuk mengajukan protes. Benar saja, begitu diberi obat sang pemimpin negara langsung berteriak kesakitan.

Panik melihat penyakit suaminya makin parah, Permaisuri langsung memarahi pihak yang menentang dan memerintahkan mereka untuk menuruti perintah Jang-geum. Setelah dilepaskan, Dayang Kepala Choi dan Geum-young malah berusaha menekan Menteri Oh dan seolah lupa bahwa Jang-geumlah yang telah membebaskan mereka.

Pesta perayaan keberhasilan Jang-geum ternyata hanya sebentar, saat berada di rumah Selir Soo-waen (Yeon-seng) ia ditangkap petugas biro internal karena penyakit Raja memburuk. Tidak hanya gadis itu, Jeong-ho juga ikut diseret dan siap divonis ketika mendadak Permaisuri muncul.

Rupanya Jang-geum sudah tahu kalau penglihatan Raja bakal memburuk, dan memohon supaya dirinya diperbolehkan untuk memeriksa (sebuah hal di luar kebiasaan, karena dokter wanita tidak diijinkan untuk memeriksa pemimpin negara).(mdL)

Bookmark and Share