HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
SINOPSIS

Jewel in the Palace Episode 5

Tayang: 2-Dec-2005 17:00 WIB

Siapa sangka, niat Jang-geum untuk menjadi seorang dayang begitu kuat sampai-sampai ia mampu menghapal setiap pelajaran yang diberikan oleh dayang kepala. Dibantu oleh Yon-seng yang diam-diam membuka jendela, gadis cilik itu bisa melihat setiap aturan yang diajarkan.

Meski kerap dihalang-halangi Yong-non yang iri, pengetahuan yang dimiliki Jang-geum diam-diam melampaui semuanya. Namun, peluangnya terancam ketika suatu hari ada kabar bahwa para calon dayang itu akan diberikan tes penempatan. Sambil menangis tersedu-sedu, ia memohon supaya diberi kesempatan untuk ikut.

Karena kasihan, dayang kepala mengiyakan dengan syarat Jang-geum harus mengangkat pot berisi air sampai waktu tes selesai keesokan harinya tanpa tumpah sedikitpun. Bisa dibayangkan bagaimana penderitaan gadis itu, apalagi ia juga harus dalam posisi berdiri meski hujan turun.

Gara-gara Yong-non, Jang-geum yang semula hampir dilupakan akhirnya diberi kesempatan untuk mengikuti tes. Diberikan soal tersulit, secara mengejutkan gadis cilik itu mampu menjawab semuanya sampai membuat yang hadir berdecak kagum.

Jang-geum akhirnya ditempatkan dibawah pengasuhan Dayang Han. Tinggal ditempat baru, sikap wanita itu sempat membuat Jang-geum bingung pasalnya setiap pagi dan malam ia diminta untuk menyiapkan air di mangkuk. Rupanya, itu adalah salah satu cara untuk mengetes kecerdasan gadis cilik itu.

Dilanda oleh hujan berkepanjangan, dapur istana sempat dibuat geger ketika semua masakan yang dibuat untuk raja dan keluarga mendadak basi. Rupanya itu dikarenakan air yang tercampur lumpur. Namun Jang-geum yang ditugaskan untuk mencuci piring lebih cerdik, ia menggunakan air panas sehingga piring yang dicuci tidak tercemar.

Akhirnya bisa menangkap apa yang dimaksud Dayang Han, ia diberi nasehat bahwa bila seseorang lemah dan hanya bisa menangis, maka impiannya sebagai kepala dayang tidak akan pernah tercapai. Punya determinasi baru, tes berikutnya bagi Jang-geum melibatkan usaha mengalahkan salah satu tukang masak paling berbakat di istana Gun-ying.(mdL)

Bookmark and Share