
Indosiar.com - Pertemuan di sebuah supermarket mengaitkan hubungan antara Sonny dengan Intan, ketika mengetahui Intan termasuk orang kaya Sonny yang hanya pegawai biasa saja merasa tak pantas untuk mendekati Intan tapi setelah Sonny menolong Intan mengagalkan usaha penjahat yang mencoba merampas dompet Intan di mobil membuat mereka berdua menjadi dekat.
Hubungan yang baru mereka jalani kurang disetujui oleh orang tua Intan, terlebih oleh ibunya Ibu Marni. Ketika Intan mendengar dirinya akan dijodohkan dengan Galih, anak sahabat orang tuanya. Intan memilih kabur dari rumah dan menyusul Sonny yang baru pindah ke tempat kerjanya di Bandung.
Kepergian Intan membuat Ibu Marni shock dan mendapat serangan jantung hingga nyawanya tidak tertolong, Intan yang tidak ingin kehilangan Sonny akhirnya memaksa Sonny untuk menikahinya. Setelah beberapa lama hidup bersama sebagai suami istri. Akhirnya bapak Intan, Pak Ilham menemukan keberadaan Intan, sekaligus memberitahukan tentang kematian ibunya Ibu Marni.
Setelah sekian tahun hidup berumah tangga, Intan merindukan seorang anak yang tak kunjung datang. Intan mengusulkan pada suaminya Sonny untuk mengadopsi seorang bayi, tapi hal itu ditolak mentah - mentah oleh suaminya. Keadaan masa lalu kehidupan Sonny hanya anak angkat yang baru dia ketahui dari kakak - kakaknya ketika kedua orang tua yang membesarkannya meninggal membuat dia marah dan trauma akan hal tersebut.Intan tanpa persetujuan dari suami tetap mengadopsi anak.
Dengan kehadiran anak tersebut membuat hubungan Sonny dan Indah menjadi renggang. Sonny tidak betah tinggal di rumah lagi dan dalam keadaan tersebut. Sonny berpaling dengan Sari seorang wanita malam. Keadaan Sari yang mengandung tanpa diketahui siapa bapaknya, memanfaatkan Sony untuk mengawininya. Kabar bahwa ia akan menjadi bapak membuat Sonny gembira.
Keadaan ekonomi yang kurang cukup untuk hidup membuat Sonny akhirnya membawa Sari beserta bayinya ke rumah dimana Intan tinggal. Tekanan akan kenyataan bahwa Sonny telah menduakannya dan perhatian Sonny yang lebih kepada Sari dan bayinya membuat jiwa Intan tergoncang, di tambah beban dari rahmat, anak yang di asuhnya mempunyai perilaku over hiperaktif, bahkan mendekati autis, nakal dan tidak mempunyai control emosi dan perilaku. Intan hanya mengurung diri di kamar dan hanya keluar dari kamar untuk melakukan kebutuhan yang diperlukan Rahmat. Selebihnya ia hanya termenung dengan tatap mata kosong.
Ketiak Pak Ilham yang datang mengunjungi anaknya Intan sungguh terkejut dengan apa yang telah terjadi. Pak Ilham juga yang membawa Intan beserta anaknya, rahmat untuk mendapatkan perawatan. Sonny di usir dari rumah yang ditempatinya karena rumah tersebut masih milik pak Ilham. (And)