
DEWI mengalami kecelakaan. Mobil yang dikendarainya ditabrak dari samping. Pengemudi yang menabrak mobil DEWI kemudian melarikan diri. Untungnya pada saat itu, DINO dan CHANDRA melintas. Ketika DINO mencoba mencari bantuan, CHANDRA segera memanggil PUTRI KEONG MAS. Dengan bantuan PUTRI KEONG MAS, luka-luka yang diderita oleh DEWI tidak terlalu parah.
Sejak kejadian kecelakaan yang dialaminya, DEWI benar-benar berubah. Ia mengakui semua kesalahan yang ia lakukan pada CHANDRA, PAK KERTA, juga teman-temannya di sekolah. Tapi tidak semua reaksi teman-temannya seperti yang diharapkannya. ANYA dan VERA bahkan tidak percaya. Mereka menganggap DEWI hanya berpura-pura. Namun DEWI dengan gigih berusaha menunjukkan kalau ia bersungguh-sungguh. Hingga akhirnya ANYA dan VERA bisa menerima DEWI kembali.
Di lain pihak, perusahaan PAK SATRIO mengalami kerugian terus menerus. PAK SATRIO pun memutuskan untuk menjual perusahaanya. Tak diduga yang membelinya adalah perusahaan PAK KERTA. PAK SATRIO tidak bisa berbuat banyak, karena seluruh jajaran direksi dan pemegang saham lainnya menyetujuinya. Hal ini membuat hubungan PAK SATRIO dan PAK KERTA yang kurang harmonis makin bertambah renggang.
Memburuknya kondisi keuangan PAK SATRIO berakibat pada hubungan DINO dan CHANDRA. DINO terpaksa mengikuti ayahnya pindah ke Australia.
DINO dan CHANDRA pun mencari cara untuk membuat PAK SATRIO dan PAK KERTA berdamai. Sekaligus mengurungkan niat PAK SATRIO untuk pindah ke Australia. Dengan bantuan DEWI, akhirnya mereka berhasil mendamaikan kedua orang tersebut. Hubungan DINO dan CHANDRA yang terancam putus pun kembali normal.