
Indosiar.com - Perampokan yang dilatar belakangi dendam telah menewaskan Surya Adipura dan isterinya Anjani. Beruntung putri tunggal mereka yang bernama Ayu Rarang berhasil diselamatkan oleh sang paman Wijaya Adipura. Setelah ditinggal mati oleh kedua orangtuanya derita yang seakan tiada akhir langsung menyergap Ayu Rarang dengan kejam dan tanpa ampun.
Dijadikan pembantu rumah tangga yang hidup kerja keras dan penuh hinaan oleh bibinya yang bernama Ratnasari serta saudara sepupunya, yakni Widara dan Citra. Terlebih lagi setelah kematian sang paman, kekejaman Ratnasari semakin menjadi-jadi.
Suatu hari Ayu Rarang bertemu dengan pemuda gagah tampan bernama Raden Raspati. Hanya pertemuan sekilas, api membuat mereka berdua langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Namun begitu menyadari bahwa Raspati seorang pemuda kaya raya sementara dirinya hanya seorang pembantu rumah tangga miskin dan hina, Ayu Rarang langsung meninggalkan Raspati begitu saja.
Tentu saja Raspati yang ditinggal pergi oleh Ayu Rarang dibuat bermuram durja, yang terbawa sampai ke rumah. Membuat kedua orangtuanya, yakni Kusuma Diningrat dan Dewi Ningrum tertanya-tanya. Dan begitu mengetahui penyebab susah hati sang anak tersayang, tanpa membuang tempo Kusuma Diningrat langsung mengundang Ayu Rarang dan keluarga untuk hadir pada sebuah jamuan makan malam.
Akan tetapi yang hadir kemudian hanyalah Ratnasari dan kedua puterinya. Hal mana membuat Raspati kecewa. Sementara Ratnasari serta kedua putrinya yang merasa tersaingi oleh Ayu Rarang, nekat mengguna-gunai Ayu Rarang hingga wajah dan sekujur tubuhnya dijangkiti penyakit cacar.
Raspati yang setengah putus asa akhirnya meminta Taruna untuk menemaninya berburu ke hutan, lalu tak sengaja menemukan alat tenun yang ditinggalkan begitu saja oleh Ayu Rarang. Yakin bahwa pemilik alat tenun itu adalah gadis yang ia cintai, Raspati pun meminta kedua orangtuanya agar mengadakan sayembara menenun untuk menyelesaikan kain tenunan setengah jadi yang masih tertinggal pada alat tenun tersebut.
Dengan maklumat bahwa siapa pun yang mampu menyelesaikan kain tenun setengah jadi itu, akan langsung dilamar menjadi istrinya. Heboh pun terjadi dimana-mana. Terutama pada diri Widara dan Citra yang dengan semangat tinggi serta dukungan sang ibu, berusaha keras untuk dapat mengikuti sayembara tersebut.
Sementara Ayu Rarang yang menderita sakit cacar, dipaksa tinggal di bungalow untuk melakukan tugas sehari-hari yang selalu menumpuk. Yang tentu saja membuat Ayu Rarang sedih luar biasa. Sedih bukan karena harus tinggal dan kerja keras dirumah, melainkan takut kehilangan kesempatan untuk dipersunting oleh Raspati.
Hal itu tak luput dari pengamatan Bidadari penghuni istana langit. Dengan bantuan sang Bidadari Ayu Rarang akhirnya dapat mengikuti sayembara tersebut dan dengan mudah berhasil menyelesaikan kain tenun setengah jadi yang memang miliknya sendiri.
Sebuah pertanda buat Kusuma Diningrat bahwa Ayu Raranglah calon menantu yang ia cari. Sampai tiba-tiba bencana terjadi. Ratnasari tak rela melihat keberhasilan Ayu Rarang, lalu kemudian bekerjasama dengan sang dukun kepercayaannya untuk membinasakan Ayu Rarang. Namun lagi-lagi sang Bidadari datang membantu, selain membuat sang dukun dibuat kalah telak. Penyakit yang diderita Ayu Rarang pun sembuh seperti sediakala. Dan akhirnya hidup berbahagia sebagai istri Raden Raspati. (And)