
Akibat perebutan kekuasaan yang begitu dahsyat di Kerajaan Bintang alias kahyangan, putri mahkota bernama Kencana Ayu harus tersingkir dari wilayah kekuasaannya. Sang putri malang terjatuh di sebuah kawasan yang berada di wilayah kekuasaan kerajaan Singosari.
Penderitaan Kencana Ayu tidak cuma sampai disitu, sepasang penyihir kembar bernama Nyai Panjarwala dan Nyai Astamurti mengincarnya untuk dijadikan tumbal ilmu sihir mereka. Bisa ditebak, keberadaan sang putri di Bumi membuat keduanya membabi-buta berbuat keonaran sehingga banyak jatuh korban.
Tidak cuma dua penyihir kembar, Putri Kencana Ayu juga diburu oleh Pandega dan Sambarana yang tak lain adalah kedua kakak kandungnya. Pasalnya, kalung kristal berbentuk bintang yang dimiliki sang adik diyakini sebagai tiket menuju tahta tertinggi di Kerajaan Bintang.
Untungnya muncul penyelamat bernama Danurwenda yang ternyata adalah pangeran kerajaan Singosari. Belakangan sang pangeran dan Putri Kencana Ayu saling jatuh cinta, dan kekuatan itu sukses mengalahkan nafsu sepasang penyihir kembar serta ambisi kedua kakak sang putri.
Siapa sangka, kemenangan tersebut malah menyisakan kisah sedih yang mendalam. Pasalnya, Putri Kencana Ayu harus kembali ke Kerajaan Bintang demi mengemban tugas menggantikan posisi ibunda Ratu Candrakanta.
Akibatnya, Pangeran Danurwenda tidak bisa berbuat apa-apa. Sang bangsawan dari Singosari yang sudah terlanjur begitu mencintai sang putri akhirnya hanya mampu melepas kerinduan dengan memandangi bintang-bintang di langit malam.(gentabuana/indosiar.com/4nd/mdL)