Yuri mulai merencanakan siasat untuk membunuh duta besar negaranya di pertemuan antar negara yang bakal diselenggarakan dalam waktu dekat, namun di saat sendiri pikirannya tidak pernah bisa melupakan ucapan terakhir Rieru yang begitu marah.
Mulai merasa hidup tenang bersama sang adik Maria yang akan melahirkan dalam waktu dekat, Rieru dikejutkan oleh kemunculan Detektif Saeki yang minta ditemani ke pesta yang diselenggarakan Kedubes Inggris. Tahu kalau ajakan itu adalah untuk berjaga-jaga kalau Yuri muncul, gadis itu menolak sambil mengatakan sudah tidak ada hubungan lagi dengan pria itu.
Kecewa karena Rieru menolak, Detektif Saeki memutuskan untuk meninggalkan rumah gadis itu. Ia tidak sadar bahwa dari belakang, Saeki yang telah disogok terus mengintai dan melaporkan hasil temuannya kepada Naomi.
Pemberitahuan itu ternyata berakibat fatal, Naomi menyuruh Morieto untuk menghabisi Maria. Meski berhasil selamat dari maut berkat Seiji yang muncul disaat kritis, bayi dalam kandungan gadis itu tidak berhasil diselamatkan.
Akibat kejadian itu, Rieru merasa sangat bersalah sekaligus geram. Demi menebus semua kesalahannya, ia memutuskan untuk menerima tawaran Detektif Saeki menjadi pendamping di pesta. Namun, Rieru telah terlihat lebih dulu oleh Naomi, yang langsung memberitahu Yuri yang masih menunggu di luar gedung.
Naomi yang cerdik berhasil mengalihkan perhatian para agen, dan saat seorang diri, Rieru berhadapan langsung dengan Yuri yang berdiri tepat didepannya. Melihat sikap gadis itu yang aneh, Detektif Saeki langsung tahu kalau Yuri telah muncul, dan ia bertambah panik ketika perwakilan yang dikawal ketat Hunarov ikut menghilang.
Meski sudah berhasil menawan incarannya, Yuri ternyata berubah pikiran dan tidak jadi membunuh Hunarov karena sadar pria itulah satu-satunya harapan negeri Ural untuk bangkit dari keterpurukan. Di tempat pesta, Rieru dimarahi oleh Detektif Saeki karena merusak misinya dan meminta supaya gadis itu tidak ikut campur lagi.
Berjalan pulang sendirian, di tengah sebuah taman mendadak Yuri muncul. Walau Rieru sudah menebak hati pria itu yang begitu baik, Yuri membantah dan mengatakan dirinya adalah orang yang kejam dan sebelum berpisah, mengecup kening gadis itu. Saat kembali ke markasnya, Yuri mendapat dua pilihan dari Taisa : membunuh Rieru atau mati ditempat itu.(mdL)