
Dalam keadaan gamang, Lee Hyuk malah meminta masukan dari Su-kyoung tentang sifat Da-rae yang sebenarnya. Ia mulai menduga kalau gadis itu mendekatinya hanya untuk memanfaatkan posisinya sebagai putra direktur.
Karena ajakan makan siang bersama Direktur Lee,Su-kyoung dan Lee Min, Lee Hyuk kembali mengingkari janjinya terhadap Da-rae. Bisa ditebak, keduanya langsung terlibat adu mulut, yang diakhiri dengan ucapan gadis itu yang meminta hubungan mereka diakhiri.
Pertengkaran keduanya terdengar oleh Su-kyoung yang kebetulan berada disana. Di apartemennya, Lee Hyuk mengobrol dengan Lee Min, yang terkejut saat tahu ada kiriman email dari Da-rae kepada Direktur Lee. Hal itu tentu saja mengherankan, karena gadis itu memiliki sifat sulit berbohong dan tidak pernah memperalat orang lain.
Obrolan tersebut menyadarkan Lee Hyuk kalau dirinya sudah salah sangka. Ia langsung mengemudikan mobilnya ke tempat Da-rae bekerja, menarik gadis itu keluar, dan sebelum Da-rae sempat marah-marah, memeluknya sambil minta maaf. Pemuda itu kemudian mendatangi kantor sang ayah dan membela Da-rae.
Saat hendak keluar untuk bertemu Da-rae, Lee Hyuk langsung ditodong Su-kyoung untuk memenuhi janji kencan. Tidak bisa berkutik, pemuda itu berhasil diperdaya hingga mabuk. Da-rae yang menunggu sejak lama dan menyusul kedalam terkejut melihat sang kekasih (yang dalam keadaan mabuk) terlihat bermesraan dengan sahabat lamanya.(mdL)