
indosiar.com, Los Angeles - Selain ego, salah satu alasan kenapa sebuah grup musik terkenal adalah kesibukan masing-masing personilnya mengembangkan karir solo. Hal itulah yang dialami oleh Destiny's Child yang beranggotakan Beyonce Knowles, Kelly Rowland dan Michelle Williams.
Namun tidak seperti musisi kebanyakan, Beyonce ternyata dengan berani memutuskan komitmennya adalah di dunia seni peran dan melupakan musik yang telah membesarkan namanya. Hal itu setidaknya bakal terjadi sementara waktu, mengingat dirinya sedang disibukkan oleh sebuah proyek.
Menurut gosip yang beredar, kekasih rapper kondang Jay-Z itu baru akan masuk studio dan memulai rekaman pada bulan Mei dan rencananya album baru tersebut diedarkan pada bulan September 2005. Bulan Mei sendiri diperkirakan bertepatan dengan selesainya syuting film Beyonce yang berjudul Dreamgirls.
"Aku tidak akan menulis lagu sampai film baru selesai karena saat ini dunia layar lebar sangat mengasyikkan bagiku. Pokoknya untuk yang satu ini harus total 100 persen, karena aku merasa peran ini seolah dibuat untukku."
Album tersebut akan menjadi album kedua bagi Beyonce setelah Dangerously in Love yang sukses besar di Amerika saat dirilis tahun 2003 silam dan (menurut Nielsen SoundScan) terjual hingga 4,2 juta kopi.
Selain itu, dua mantan rekannya di Destiny's Child nampaknya lebih memilih berkonsentrasi di dunia tarik suara. Kelly siap meluncurkan album terbaru dibantu oleh Solange Williams yang adalah adik Beyonce, sementara Michelle berencana merilis albumnya di musim panas.
Senada dengan dua rekannya, Beyonce (kembali) menegaskan terbukanya kemungkinan reuni Destiny's Child di masa depan. "Kami tidak pernah mengatakan tidak akan tampil bersama lagi, buktinya saat ini kami masih saling membantu di album solo masing-masing." Itu baru kompak......(billboard/SHR/mdL)