
Boleh dibilang, Petris adalah seorang penyanyi pop-rock yang hanya tinggal menunggu waktu sebelum melejit. Sayang, talentanya itu juga diikuti oleh sejumlah sikap buruk mulai dari egois yang tinggi, judes, pemarah, pokoknya lengkap deh.
Yang jadi korban 'keganasan' Petris adalah sang kakak Yulia yang sejak semula telah bekerja sebagai manajernya. Namun, suatu hari wanita bertubuh seksi tersebut akhirnya ketiban sial juga. Ketika baru saja pulang dari wawancara di sebuah stasiun radio, mobilnya dihentikan polisi yang sedang melakukan razia.
Dari dalam mobil, polisi menemukan ganja, yang ternyata adalah milik Gerry kekasih Yulia, sehingga keruan saja mereka langsung ditahan. Ketakutan bakal dihukum mati, Yulia mengajak sang adik kabur ketika sedang digiring ke kantor polisi.
Setelah sempat terjadi kejar-kejaran seru, keduanya akhirnya 'terdampar' di sebuah kawasan perkampungan. Kebetulan, disana Yulia mendengar percekcokan antara pemilik organ orkes dangdut organ tunggal Rizal yang cekcok dengan penyanyi andalannya Vetty Manis Madu.
Rupanya, Vetty mulai bertingkah dan memutuskan untuk meninggalkan grup milik Rizal tersebut. Keruan saja, hal itu menimbulkan ide Yulia, yang langsung mendesak Petris supaya mau menggantikan posisi Vetty sebagai penyanyi dangdut utama. Bisa dibayangkan, bagaimana jadinya seorang bintang tenar harus menahan malu menjadi penyanyi di pinggiran kota.
Selain harus berani melakukan goyang yang cukup hot, Petris juga harus menghadapi bocah berpikiran mesum Mamat yang kerap menggodanya, ditambah pihak kepolisian yang masih terus mencarinya dan Yulia.
Boleh dibilang, inilah salah satu film Rudy Soedjarwo yang paling diingat penggemar film Indonesia setelah Ada Apa dengan Cinta? Bagaimana tidak, tema yang digarap termasuk ringan namun membekas, ditambah lagu Jablai yang menjadi favorit bagi mereka yang bahkan bukan penggemar musik dangdut.
Selain Aktris Terbaik untuk Titi Kamal yang dianggap sangat pas memerankan karakter Petris, Mendadak Dangdut juga mendapat nominasi untuk kategori pemeran Utama Pria Terbaik lewat Dwi Sasono dan Film Terbaik.
Apakah ketiga nominasi tersebut bakal dimenangkan Mendadak Dangdut, saksikan saja di Malam Anugerah Piala Citra 2006 yang ditayangkan Indosiar pada 21 Desember 2006.........(berbagai sumber/mdL)