
Selama sakit, Joice malah sering mengingau soal pekerjaannya. Karena penyakitnya makin parah, Mama dan Lady lalu membawa Joice ke rumah sakit untuk dirawat.
Selama Joice gak masuk karena sakit, Yuke berusaha memecat Joice! Yuke merasa Joice cuma mencari-cari alasan dengan penyakitnya, padahal mereka harus menghadapi klien yang penting. Tapi pihak HRD masih ingin mempercayai Joice, kalau dia benar-benar sakit.
Selama sakit, Joice berharap Arya datang menjenguknya. Tapi cowok itu seperti hilang ditelan bumi. Malahan Re yang berulang datang menjenguknya. Re yang tau kalau Joice sama sekali tak mengharapkannya, sempat kecewa.
Di depan Mama, Joice berusaha membela ketidakmunculan Arya, tapi Mama yang merasa Arya memang cuma mau mempermainkan anaknya berusaha membuka mata Joice kalau sebenarnya Arya sudah tahu kalau Joice sakit, karena cowok itu pernah menelponnya ke rumah. Mama memang kurang setuju Joice jalan dengan Arya yang dulu pernah mengkhianatinya.
Dugaan Mama memang benar. Saat Joice terbaring sakit, Arya malah asyik jalan dengan cewek-cewek lain, terutama Yuke, pacar aslinya.
Tapi begitu sudah sehat dan masuk lagi ke kantor, Joice malah mendapati Yuke menangis di toilert kantor. Ternyata pacarnya menyakitinya dengan selalu mengatakan rambutnya berantakan. Joice yang kasihan lalu memberi resep mujarab mengatur rambut dalam tempo singkat. Dengan Rejoice formula baru! Rambut Yuke pun menjadi rapi dan cling!
Sejak Joice membantunya tampil menarik, sikap Yuke berubah 180 % menjadi baik sekali pada Joice. Bahkan mereka akhirnya menjadi tim yang solid. Tapi kejutan menyakitkan menanti Joice. Secara tak sengaja dia melihat Arya datang menjemput Yuke. Hati Joice seketika hancur. Joice patah hati!
Pada Lady yang memang gak pernah respect sama Arya, dan lebih suka kakaknya jadian dengan Re, yang ternyata secret admiral-nya selama ini, yang rajin mengiriminya bunga dan coklat, Joice bertekad melupakan Arya.
Re yang masih mencintai Joice, lalu berusaha mendekati cewek itu lagi. Sedang pada Tania, Re mengatakan dia memilih Joice karena hatinya, bukan karena penampilannya. Akhirnya kesungguhan hati Re, meluluhkan hati Joice juga. Joice pun menerima Re!