
Siang itu juga MIRANDA berencana pergi ke rumah DONNA untuk meminjam uang supaya EDO bisa mendapatkan obat penghilang rasa sakitnya. Namun MIRANDA malah memaki MIRANDA lalu mengusirnya. PAK URI yang baru datang dari BOGOR melihat kekejaman DONNA pada MIRANDA. Setelah berbicara dengan LIA di taman, PAK URI lalu pergi dan bertemu dengan MIRANDA di jalanan. PAK URI memberikan uang sebesar 2 juta rupiah pada MIRANDA. MIRANDA sangat senang, dan PAK URI mengatakan uang itu adalah pemberian DONNA. MIRANDA berjanji dia akan membayarnya pada DONNA dengan bekerja kembali padanya.
OM EDO datang dan sangat sedih melihat EDO kecelakaan. Namun sayangnya, OM EDO tidak jadi ingin merawat EDO di rumahnya, karena EDO cacat sebelah kaki. Dengan tega OM EDO malah meninggalkan EDO begitu saja dan tidak bertanggung jawab sama sekali. EDO sangat sedih, AISYA pun menawarkan untuk menjadi ibu angkat bagi EDO. EDO terhibur.
Siang itu, EDO pulang dari rumah sakit dan tinggal bersama AISYA. Di rumah AISYA, saat MIRANDA agak ragu untuk kembali ke rumah DONNA, AISYA membujuknya untuk kembali ke rumah DONNA demi masa depan MIRA. MIRANDA akhirnya yakin untuk kembali ke rumah DONNA dengan mengajak MIRA. Namun sayangnya, MIRA tidak mau meninggalkan EDO.
Sementara di rumah DONNA, LIA sudah menangis dan marah kepada DONNA dan DEWI karena membohonginya. Mereka bilang pada LIA akan menjemput MIRA, namun JUJU ternyata masih di dapur. LIA sangat marah hingga menelepon papanya. ERIC pun bergegas ke JAKARTA dengan tujuan mencari MIRA dan MIRANDA untuk di bawa kembali ke rumah LIA.
Di rumah AISYA, MIRA DAN AGUS memberikan sebuah tongkat kepada EDO untuk berjalan. EDO terharu. Dan ia sangat senang memiliki sahabat sedekat dan sebaik MIRA dan AGUS. Di saat itu terlihat JUJU datang memasuki area kampung itu sambil celingukkan mencari rumah MIRANDA.(mdentertainment/indosiar.com/mdL)