
Maksud hati Christian (Kris, Nyong dari Ambon) datang ke Jakarta untuk mengikuti jejak sukses sahabatnya, Boy! Boy mulai mengajak Kris untuk mengantar barang. Sekali waktu, Boy berhalangan dan menyerahkan tugasnya pada Kris. Kris yang penasaran, membuka barang yang harus diantarnya. Ternyata... shabu! Kris yang merasa punya tanggung jawab moral untuk tidak menghancurkan masa depan bangsa, memilih membuang barang antarannya ke selokan! Sekali, dua kali, Kris berhasil mengelak. Tapi lama kelamaan, Boy dan Bos Besar curiga. Kris lari dan dikejar oleh komplotan sindikat itu.
Dalam pelariannya, sampailah Kris di biara. Kris merasa biara tempat yang cocok untuk bersembunyi. Tapi sampai berapa lama, Kris harus terus bersembunyi. Ide di dapat, saat Kris mendengar kabar, kalau Suster Leonora dari Sulawesi, akan datang dan menetap di biara itu, dua minggu lagi.
Maka, Kris'mempercepat' kedatangan Suster Leonora ke biara itu. Tentunya dengan menyamar! Jadilah Kris mengaku-ngaku sebagai Suster Leonora! Meski suster-suster heran, curiga (karena keberadaan Suster Leonora sangat jauh dari bayangannya), tapi semua menerima 'Suster Leonora' dengan tangan terbuka.
Kedatangan 'Suster Leonora' ternyata membuat biara yang tadinya muram, menjadi ceria. Anak-anak bergembira, menyanyi dengan hati, karena Kris mengajar mereka dengan bantuan boneka tangan, yang diberi nama Nyong! Kris juga bersahabat dengan Berto. Dan Berto lah, satu-satunya orang yang tau, kalau 'Suster Leonora' adalah laki-laki!
Di tengah kegembiraan itu, datang kabar buruk, bahwa biara akan terkena proyek Super Blok dan harus digusur! Adrian yang tak lain adalah papanya Berto merasa dalam dilema.
Satu pihak, dia harus melaksakan tugasnya untuk mengeksekusi pembebasan tanah biara. Di lain pihak, Adrian adalah orangtua Berto dan Stela yang sekolah di sana dan bersahabat dengan anak-anak panti.
Kris, dalam rupa Suster Leonora mengajak anak-anak dan suster-suster lain untuk mempertahankan biara dan panti asuhan mereka! Suster Kepala menolak melibatkan anak-anak dalam masalah berat.
Akhirnya, Kris membawa anak-anak dan suster-suster yang lain berdemo, tanpa sepengetahuan Suster Kepala. Mereka berdemo sambil bernyanyi. Sayangnya, perundingan gagal. Biara dan pantinya tetep harus di gusur! Dan karena demonya diliput stasiun tivi, keberadaan Kris pun tercium oleh Bos Besar. Bos Besar menyuruh Boy dan anak buahnya untuk menangkap Krisdi biara!
Pulang berdemo, Kris dalam rupa Suster Leonora juga mendapat kejutan. Karena Suster Kepala menunggu dengan seorang suster lain di sampingnya! Suster Leonora yang asli! Terbongkarlah penyamaran Kris ! Meski beralasan Kris dikejar orang, Kris tetap harus pergi. Karena tidak mungkin biara menerima seorang laki-laki di dalamnya! Akankahkah Kris meninggalkan biara dan tertangkap oleh Boy dan komplotannya?(indosiar.com/4nd)