HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
SINOPSIS

Misteri Gunung Merapi 3



Pertempuran Arya Soma melawan Ki Wanakerta dan Ki Manyar berlangsung seru. Beberapa prajurit sudah bergelimpangan mandi darah. Ki Wanakerta dan Ki Manyar terlempar oleh pukulan Arya Soma. Wulandari melompat menendang Arya Soma, pemuda setan itu terlempar. Arya Soma dengan mata merah bangkit menyerang Wulandari. Ki Wanakerta kaget melihat Wulandari melawan Arya Soma. Wulandari terdesak. Tiba-tiba tedengar letusan suara cambuk. Dan leher Arya Soma terlilit oleh cambuk pemuda bertopeng. Dan dengan sentakan kuat, lelaki itu melemparkan Arya Soma sehingga pemuda setan itu melayang diudara dan jatuh ke dalam hutan.
 
Nyi Parwati yang sedang duduk bersemedi kaget mendengar suara benda jatuh dari angkasa. Ia bangkit dan kaget mendapatkan puteranya mengerang kesakitan. Nyi Parwati pun bersemedi baca mantera. Kemudian mengusapkan tangannya ke muka Arya Soma. Seketika itu juga, Arya Soma membuka mata dan bangun. Nyi Parwati kaget mendengar penjelasan Puteranya. Ia jadi teringat waktu bertarung dengan Mak Lampir. Gendowor membantunya, menyerang Mak lampir dengan cambuk. Nyi Parwati curiga pada Gendowor. Pasti Gendowor yang telah menyerang puteranya. Nyi Parwati mengeram, satu saat ia pasti membuat perhitungan dengan Gendowor.
 
Tumenggung Martoloyo memberi penghargaan pada Ki Manyar dan Ki Wanakerta yang telah berhasil mengusir pemuda setan pemakan manusia. Tapi kedua pendekar tersebut menolak menerima penghargaan itu, sebab kalau tidak diselamatkan oleh lelaki bertopeng mereka pasti akan tewas ditangan pemuda setan pemakan manusia. Tumenggung Martoloyo menduga bahwa lelaki yang mengalahkan setan pemakan manusia itu tentunya Si Topeng Hitam. Ia jadi penasaran dan ingin bertemu dengan si Topeng hitam .
 
Mak Lampir senang bisa memperdayai Nyi Parwati, ia sengaja membiarkan Arya Soma membantai orang-orang golongannya, dengan harapan ia bisa menarik Nyi Parwati menjadi sekutunya. Kalau tidak ia akan menyuruh Arya Soma untuk membunuh ibunya.
 
Sekar Arum berjalan sendirian dalam hutam dicegat oleh sekelompok lelaki yang ingin berbuat jahat padanya. Sekar Arum lari, jatuh terpeleset jatuh kedalam jurang diselamatkan oleh Ki Pengalasan. Sementara itu,
Mahesa kaget mendengar cerita pemilik rumah makan tentang setan pemakan manusia. Ia menduga pemuda setan itu Arya Soma. Maka Mahesa memutuskan untuk mencari setan pemakan manusia itu.
 
Malam itu, ditempat terbuka terjadi pertempuran antara Ki Mertani dan Ki Sumangkar melawan Arya Soma yang dijuluki Setan pemakan manusia. Disaksikan oleh lurah dan beberapa penduduk desa yang memegang obor. Meski dikeroyok orang Arya Soma bertempur dengan buas dan ganas. Dari balik belukar Mahesa dan Blotong juga menonton. Arya Soma menerkam Ki Mertani.

Ki Mertani Tak bisa menghindar dan memejamkan matanya, pasrah menerima kematian. Disaat kritis itulah terdengar suara Mahesa. Arya Soma tertegun tanpa sadar ia menghentikan serangan. Mahesa muncul dari tempat gelap menyuruh Ki Mertani Dan Ki Sumangkar mundur. Sementara Arya Soma mengeram memukul-mukul dadanya. Mahesa bertanya pada Arya, kenapa ia bisa seperti itu ? Nyi Parwati marah menyuruh Arya Soma membunuh Mahesa.

Bookmark and Share