
Mereka segera berkeliling mencari bekas teman-temannya semasa duduk di bangku sekolah dulu/ Romlah, Dudung dan Ijah sibuk mendata siapa-siapa saja teman-teman mereka bertiga akhirnya sampai sekarang belum kawin.
Setelah mendata satu persatu mereka bertiga, akhirnya berhasil mengumpulkan sekitar sepuluh orang, termasuk diantaranya dua orang janda kembang dan satu orang janda beranak satu.
Ide mereka memang boleh diacungi jempol. Namun sayang kesepuluh wanita itu, tidak ada satu pun yang Kasim taksir. Akhirnya ia minta ganti pada Romlah, Dudung dan Ijah selaku panitia.
Romlah dan Dudung putus asa untuk menjodohkan Bang Kasim. Namun Ijah dan Kodir yang sempat mengenyam bangku kuliah masih punya harapan untuk mencarikan calon istri untuk Bang Kasim. Dengan susah payah dia mengunjungi teman-temannya door to door. Setelah beberapa hari mendata, akhirnya terkumpul sekitar 5 orang.
Semula niat Ijah sempat Kasim larang, bahkan nyaris bertengkar. Namun karena termakan rayuan Ijah, akhirnya Kasim menurut juga.
Pada suatu malam, Jamilah dan istri Cecep yang sedang pesta narkoba akhirnya ditangkap polisi. Mendengar itu, sekeluarga Babe Idik kaget. Mereka pun segera ke kantor polisi untuk membebaskannya. Sampai disana Babe Idik kaget ketika bertemu dengan Kasim dan Cecep. Babe tidak henti-hentinya menyalahkan Kasim, hingga nyaris terjadi perkelahian.