
Nur merasa dikhianati oleh Yanti, makanya dengan menggunakan kemoceng sakti milik Jalal, Nur pun menghukum Yanti dan dua putrinya menjadi tikus putih.
Sedangkan Eman tidak, karena Nur menyukai Eman. Kemudian Nur meminta maaf pada Putri Salju dan berjanji untuk tidak mengulangi kesalahannya kembali. Dan akhirnya Putri Salju pun memaafkan Nur, tapi disaat Nur kembali jahat, maka Putri Salju pun menyulap Nur menjadi jam dinding.
Pada suatu hari, ada seorang pemuda tampan bernama Wisnu. Ternyata dia adalah Pangeran Salju yang mencari tunangannya, yakni Putri Salju. Wisnu bertemu Yanti, Santi dan Mona. Mereka menyukai Wisnu.
Namun disaat Wisnu meleleh, maka Yanti pun memasukkannya ke dalam kantong plastik. Lalu Yanti menyandera Wisnu dan meminta kesaktian Putri Salju.
Dan sejak menjadi sakti, Yanti pun berbuat onar dengan mengatas namakan Putri Salju. Selain itu Yanti juga melaporkan perbuatan Rosa pada polisi dengan tuduhan palsu bahwa Rosa telah mengambil semua perhiasan teman-temannya.