
Kejadian itu membuat Young-yi mulai memikirkan ulang hubungannya dengan Jung-do, ia tidak ingin menjadi wanita ketiga dalam pernikahan pria yang dicintainya sejak dulu itu. Namun, Jung-do menyatakan bahwa kecuali Young-yi menyuruhnya pergi, ia tidak akan melepaskan wanita itu.
Tidak bisa melupakan adegan saat sang kakak dirawat, Young-yi melabrak Sung-moon, namun kekesalannya makin bertambah karena pria itu malah menganggap dirinya-lah yang menjadi korban. Terus mengurung diri di kamar, Sun-yi sangat terharu ketika mendadak putrinya masuk membawakan makan malam, dan meminta sang ibu untuk mau disuapi.
Tak berapa lama, ia dikejutkan oleh kedatangan adik iparnya Won-man, yang rupanya diminta oleh Sung-moon untuk membujuk Sun-yi supaya menyetujui perceraian. Tanpa sengaja, ucapan itu didengar oleh putri terkecilnya yang langsung menangis mendengar sang ibu mau meninggalkan mereka. Sudah tentu, Sun-yi kelabakan untuk memberi penjelasan dan langsung mengusir Won-man.
Keesokan harinya, wanita itu kembali dibuat panik ketika dua putrinya belum juga pulang sementara hari sudah larut dan turun hujan. Tanpa memperdulikan kesehatannya, Sun-yi langsung berlari keluar dan mencari mereka namun tidak ketemu. Rupanya, putri terkecilnya yang cerdik berhasil membimbing sang kakak ke kantor Sung-moon.
Tidak menyangka kedua putrinya mengetahui soal perceraian, Sung-moon hanya terdiam ketika putri kecilnya mengatakan bahwa meski mencintai sang ibu, namun bila perceraian terjadi, ia akan tinggal bersama Sung-moon karena tidak ingin sang ayah kesepian. Bisa dibayangkan, bagaimana gembiranya Sun-yi saat diberitahu kedua putrinya baik-baik saja.
Ketika kejadian itu diceritakan pada Min-ji, dengan nada penuh sindiran wanita itu menyebut bahwa semuanya pasti sudah direncanakan oleh Sun-yi, yang disebutnya sebagai serigala. Sadar kalau hal tersebut bisa membuat Sung-moon tergerak hatinya, ia memutuskan untuk makan siang bersama keesokan harinya dengan ditemani putranya.
Adegan suap-suapan itu terlihat oleh Young-yi yang kebetulan lewat, dan membuatnya semakin geram dengan Sung-moon. Di rumah, Sun-yi mendapat telepon dari guru sekolah yang menyebut putrinya mengalami perubahan sikap.(indosiar.com/mdL)
Pernah ditayangkan pada : 27 Juli 2006 pukul 17.00 WIB