HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
SINOPSIS

Satu Jam Bersama Gong 2000



Sebenarnya, Gong 2000 ini bukan diarahkan untuk menjadi sebuah grup musik. Menurut penggagasnya, Ian Antono, Gong 2000 itu merupakan wadah bagi komunitas musisi untuk berkreasi dan saling menukar ide, kreativitas serta inovasi dalam bermusik. Kendati dalam pelaksanaannya, Gong 2000 malah menjadi sebuah grup rock yang turut meramaikan industri rekaman.

Kelahiran Gong 2000 berawal dari proyek Bengkel Musik Gong yang digagas gitaris kawakan, Ian Antono setelah keluar dari God Bless, pada tahun 1987 yang lalu.

Lewat wadah ini, Ian mengajak sejumlah musisi untuk turut membina musisi muda berbakat di jalur musik rock. Pembinaan itu tidak cuma berkisar pada sisi musikal, tapi juga melingkupi aspek lain, seperti Sumber Daya Manusia untuk memaksimalkan pemanfaatan perkembangan teknologi dalam musik.

Tercatat, Ian berhasil mengajak beberapa musisi kondang untuk bergabung. Sebut saja macam Mates, Indra Lesmana, Gilang Ramadhan hingga Yuke Sumeru dan menggelar session bersama beberapa penyanyi macam Nicky Astria, Ikang Fawzy, Iwan Fals, Gito Rolies dan Harry Mukti.

Salah satu hasil dari kumpul-kumpul ini akhirnya melahirkan formasi band yang dianggap Ian bisa mewakili konsep bermusik yang tertanam di benaknya. Formasi itu adalah Achmad Albar (vokal) dan Donny Fatah (bas), rekannya di God Bless serta Yaya Moektio (dram) dan Harry Anggoman (kibor). Nama Gong 2000 pun mereka usung untuk formasi band ini.

Rupanya, saat merilis album Bara Timur (1989) yang mengangkat tema bauran musik rock dengan imbuhan etnik, sambutan terhadap kehadiran Gong 2000 sangat melegakan. Konser perdana mereka di Parkir Timur Senayan, Oktober 1991, berlangsung sukses. Setelah itu, Gong 2000 lantas merilis Gong Live In Jakarta (1992), Laskar (1993) dan Prahara (1997).

Sesuai namanya, proyek Gong 2000 harus berakhir pada tahun 2000. Dan tepat 31 Desember 2000, Ian menutup buku perjalanan karir Gong 2000 lewat sebuah konser megah yang digelar di Panggung Bende, Taman Impian Jaya Ancol. Di konser tersebut, Gong 2000 tampil tanpa didukung Harry Anggoman. Posisinya digantikan kibordis Abadi Soesman dan Iwang Noorsaid yang juga mendukung formasi God Bless 2002-2003. Juga ada Toto Tewel, personel Elpamas di posisi gitar.

Selain itu, kemegahan konser tersebut juga dimeriahkan penampilan beberapa bintang tamu, antara lain, Edane, /rif, Gilang Ramadhan, Jalu, Kelompok Gamelan Bali Saraswati dan dua penyanyi negeri tetangga, yakni Ami Search (Malaysia) dan Ramli (Singapura).


Sumber: Musikmu

*** Andy Wei

Bookmark and Share