
Karena tidak ada tempat, mau tidak mau Bakunetsumaru menggunakan kamar Shute untuk menjamu Daishogun dan melarang siapapun masuk kesana. Yang lebih menjengkelkan lagi, Musha Gundam itu kembali meminta untuk dibuatkan 200 nasi untuk sang pemimpin.
Sudah tentu permintaan itu membuat Shute kebingungan, beruntung disaat genting muncul Sayla (yang lagi-lagi membuat Zero terpana oleh kecantikannya). Lucunya, baik ibu Shute maupun Sayla sempat mengira Daishogun sebagai bintang film terkenal, dan mendesak Zero dkk untuk meminta tanda tangan.
Pada saat bersamaan, Fenn yang cemburu karena tidak diperhatikan berulah dan langsung membakar 200 nasi yang telah selesai dibuat hingga hangus. Melihat sikap mahluk yang berasal dari Spirit Egg tersebut, Zero tidak punya pilihan lain kecuali mengurungnya dalam sebuah kardus.
Siapa sangka, ternyata prajurit musuh yang berasal dari Lacroa muncul dan, mengira Fenn adalah benda berharga, menculiknya. Beruntung, tim Gundam mampu menaklukkannya. Keajaiban terjadi : mendadak tubuh Fenn membesar hingga menyerupai raksasa.
Ketika kembali, Daishogun telah pergi dengan meninggalkan kenang-kenangan berharga bagi Bakunetsumaru. Pertempuran melawan kejahatan siap dimulai lagi, karena di Lacroa Tallgeese yang ternyata masih hidup sedang merencanakan penyerangan ke Neotopia dan siap mengutus dua anak buahnya Vayeate dan Mercurius.(mdL)