
Indosiar.com - Kisah bermula ketika Sutera (17 tahun) mendapatkan kabar dari tetangganya bahwa ibunya dibawa ke rumah sakit. Namun pihak rumah sakit tidak bisa mendiagnosa penyakit ibunya Bu Ratri (30 tahun), Sutera memarahi dan karena suatu insiden menampar kepala rumah sakit yaitu Rafi (23 tahun).
Ternyata Bu Ratri mengidap penyakit kanker, Sutera sangat terpukul. Pada saat itu Rafi mengintip. Meskipun sombong, namun sisi kemanusiaannya muncul. Rafi memutuskan untuk memindahkan Bu Ratri ke rumah sakit lain untuk pengobatan yang lebih baik, namun Sutera tidak tahu dan malah menonjok Rafi.
Setelah tahu, Sutera minta maaf dan Rafi menyuruh Sutera bekerja di perusahaannya untuk membayar hutang. Sutera melaksanakan apapun yang diperintahkan meskipun tidak berkaitan dengan kerjaan kantor.
Di kantor hotel milik Rafi, Sutera banyak mendapat tekanan dari atasannya. Ina (20 tahun) yang dengki. Ina membanjiri Sutera dengan pekerjaan berat. Tapi justru hal itu membangkitkan rasa kagum Rafi.
Suatu hari Rafi menyuruh Ina untuk menjemput tamu pribadinya yang baru datang dari Amerika. Ina malah mengalihkan tugas itu pada Sutera. Sutera pergi dengan taksi. Di perjalanan Sutera mendapatkan beberapa koran berterbangan sehingga mengganggu lalu lintas termasuk taksinya yang harus merem mendadak.
Sutera turun dan akhirnya bertemu dengan Doni (23 tahun) yang saat itu sedang mengawasi promosi surat kabarnya. Doni kagum melihat Sutera, namun belum sempat mengenal lebih jauh Sutera pergi.
Di bandara Sutera yang baru datang dengan panik menyetop taksi satu persatu. Akhirnya Sutera menemukan tamu itu yang ternyata adalah ibunda Rafi, Mirna (35 tahun). Mirna menyenangi Sutera yang polos dan sopan dan dalam keseharian malah Mirna sering meminta Sutera untuk menemaninya.
Rafi kesal melihat Sutera akrab pada ibunya. Tapi diam-diam Rafi kagum dengan kerja keras Sutera. Sementara Doni tak bisa melupakan Sutera. Meskipun begitu Doni sebenarnya adalah pacar Ina atasan Sutera.
Suatu hari Rafi memberi kesempatan Sutera untuk memberikan presentasi penting ke client. Ina iri lalu merusak file materi presentasi dalam computer Sutera. Namun pada hari presentasi Sutera justru jatuh pingsan diperjalanan.
Setelah sadar Rafi memarahinya namun ia masih memberi kesempatan pada Sutera untuk mempresentasikan bahan rapat. Ketika dibuka ternyata computer Sutera macet. Sutera sangat malu dan minta maaf Rafi semakin marah.
Sementara Ina sangat kesal ketika tahu Doni sibuk mengejar Sutera. Apalagi ketika Doni bilang bahwa ia tidak mencintai Ina. Ina pun berniat untuk menyingkirkan Sutera. Sementara itu cinta Rafi dan Sutera semakin lekat sampai suatu ketika tiba-tiba Sutera pingsan mendadak dan dokter yang memeriksanya memvonis Sutera menderita kanker yang diturunkan ibunya.
Sutera terpukul kebahagiaan yang baru saja ia jalani bersama Rafi sayup-sayup pupus seketika. Sutera merahasiakan penyakitnya termasuk pada Rafi. Sutera pun mengambil keputusan untuk menyudahi pertalian cintanya dengan Rafi. Sutera mulai melakukan penolakan-penolakan dan mencari cara untuk menghindari Rafi.
Rafi merasa aneh dengan perubahan sikap Sutera padanya. Sifat keras, kasar dan angkuhnya kumat lagi. Rafi kerap memarahi dan membentaknya. Sutera menyimpan kepedihan hanya didalam hatinya dan merasa lebih baik jika Rafi membencinya. Beberapa tawaran kencan Dony diterima olehnya dihadapan Rafi sehingga membuat Rafi marah bukan kepalang.
Sementara Donny berusaha untuk melunasi hutang Sutera pada Rafi. Ia meminjam uang pada ibunya. Namun sayang ibunda Sutera, Ratri tidak menerima bantuan Donny. Donny kecewa tetapi ia tetap berharap dalam hatinya untuk bisa menaklukkan hati Sutera.
Ketika Donny dan Sutera sedang bersama tiba-tiba Sutera merasakan sakit perut yang amat sangat. Sutera pingsan. Donny membawanya ke rumah sakit, ia akhirnya mengetahui penyakit Sutera. Dalam keadaan masih tidak sadarkan diri Donny membawa Sutera ke rumahnya.
Ina yang tidak terima Sutera berada dirumah Doni, menarik tubuh Sutera hingga kepalanya terantuk berdarah. Donny mengusir Ina. Ina mengadu pada Rafi, Sutera tidur diranjang Donny. Rafi menelpon Sutera saat itu Sutera tidak bisa menjawab dengan jawaban yang tepat bahkan jawabannya malah membuat amarah Rafi semakin memuncak.(indosiar.com/4nd)
Pernah ditayangkan pada : 27 Maret 2009 pukul 13.00 WIB