
AISHA dan ALI membawa INDIRA yang tak sadarkan diri ke rumah sakit. Hal ini membuat IBU TUTI, IWAN serta RIDA khawatir. Mereka takut INDIRA sadar dan mengatakan apa yang sebenarnya terjadi pada ALI. Tapi ketakutan mereka sirna saat mengetahui kalau INDIRA ternyata tak bisa mengingat kejadian yang dialaminya selama ia sakit. INDIRA hanya ingat pada FAHMI.
IBU TUTI dan IWAN memanfaatkan hal ini untuk menghasut INDIRA. IBU TUTI memberitahu INDIRA bahwa ALI memasukkan FAHMI ke penjara. INDIRA marah besar pada ALI dan meminta ALI tak mencampuri urusannya lagi. INDIRA kemudian bertekad untuk membebaskan FAHMI dari penjara. Mengetahui hal ini, IBU TUTI dan IWAN kalangkabut. IBU TUTI lalu membebaskan FAHMI dan menyuruh FAHMI untuk menjauhi INDIRA. Tapi FAHMI malah mendatangi rumah INDIRA untuk mengetahui keadaan INDIRA. Dan keduanya bertemu kembali.
INDIRA akhirnya mengetahui bahwa IBU TUTI dan IWAN lah yang telah membohongi dirinya dan memenjarakan FAHMI. INDIRA lantas mengusir IBU TUTI, IWAN dan RIDA dari rumahnya. IBU TUTI CS lantas memutuskan untuk tinggal di rumah ALI. IBU TUTI CS menghasut ALI untuk makin membenci INDIRA. Tapi AISHA selalu berusaha menyadarkan ALI bahwa tak baik bermusuhan dengan saudara kandung. Hal ini membuat IBU TUTI kesal. Tanpa sepengetahuan ALI, IBU TUTI selalu mencari gara-gara dengan AISHA.
Di lain pihak, hubungan INDIRA dan FAHMI makin dekat. INDIRA lalu meminta FAHMI untuk menikahinya. Semula FAHMI ragu. Tapi INDIRA terus meyakinkannya. Hingga akhirnya FAHMI setuju.