
Danar tidak tahu, dokter yang mengkonfirmasikan kehamilan Ratu sebenarnya sudah bekerja sama dengan Ratu (yang tidak hamil) untuk memberi keterangan palsu. Kebingungan Danar semakin menjadi ketika Ratu terus bersandiwara dengan pura-pura sedih. Tujuannya cuma satu : supaya Danar mau menikahinya.
Begitu mengetahui kabar kehamilan Ratu, Lidya dan Farah langsung emosi. Setelah memarahi Danar, Lidya menemui Seruni untuk memberitahu kabar kehamilan Ratu dan meminta gadis itu untuk tidak lagi mendekati Danar. Awalnya, Seruni tidak percaya begitu saja dan mengira Lidya sengaja menjelek-jelekkan Danar untuk memisahkan keduanya.
Namun, Seruni harus menelan kekecewaan ketika Danar membenarkan semua ucapan Lidya. Meski begitu Danar tidak menyerah begitu saja, ia berusaha meyakinkan Seruni bahwa apa yang terjadi adalah akibat ketidaksengajaan karena dirinya hanya ingin menikah dengan gadis itu.
Melihat kuatnya tekad Danar, Lidya dan Ratu langsung mencari cara untuk menyingkirkan Seruni. Keduanya menyewa orang untuk menculik Seruni, dan membuangnya ke daerah Pelabuhan Ratu.
Karena tidak punya ongkos, Seruni menggelandang di sekitar terminal. Nyaris saja dirinya dikerjai oleh preman setempat, namun gadis itu ditolong oleh Ariel, pemuda yang hidupnya menggelandang dan senang mabuk-mabukan.
Meski Seruni sudah disingkirkan, Danar ternyata masih tidak mau menikahi Ratu dan hanya memilih memberikan biaya bagi calon bayi wanita itu sebagai bentuk pertanggungjawaban. Keruan saja Ratu dan Rini sangat geram, Ratu langsung pura-pura ingin menggugurkan kandungannya.
Tidak tega melihat kenekatan Ratu, Danar akhirnya terpaksa memenuhi keinginan Lidya untuk menikah. Saat pernikahan digelar, kegiatan tersebut diliput oleh infotainment. Secara tidak sengaja, tayangan tersebut terlihat oleh Seruni lewat sebuah TV di toko elektronik.(mdentertainment/indosiar.com/mdL)