
Konon kabarnya jika ada hal-hal yang sulit untuk dilakukan karena diluar jangkauan manusia, maka dapat diciptakan sebuah robot atau manusia robot yang tidak punya rasa lelah, tidak memiliki hati nurani dan kebal dari berbagai penyakit. Manusia robot ini sangat efektif sebagai pengganti pekerjaan yang dilakukan manusia.
Kejadian film drama horor ini terjadi di daerah Timur Tengah dengan hamparan padang pasir yang sangat luas. Untuk menanggulangi pertempuran dipadang pasir dengan ganasnya terik matahari dan langkanya air, maka diciptakan sebuah robot bernama "Syngenor".
Robot ini tahan terhadap panasnya matahari dan tidak butuh air karena tidak pernah merasa kehausan. Tapi, justru itulah kelemahannya, Syngenor mempunyai kelemahan terhadap air walaupun dia tahan terhadap berbagai senjata ganasnya alam.
Kisah ini berawal dari Carter Brown (David Gale), seorang kepala penelitian dan pengembangan dalam menciptakan mahluk buatan. Ia bersama timnya membuat manusia robot yang bernama "Syngenor", yang akan digunakan untuk pertempuran di Timur Tengah dan tahan terhadap ganasnya panas matahari. Walaupun Mahluk buatan ini sangat canggih dalam hal bertempur tapi ia juga memiliki kelemahan dengan air. Namun hal itu tidak masalah, karena air merupakan barang langka di padang pasir.
Kejadian makin komplek, bukan terhadap melawan musuh maupun ganasnya padang pasir, tapi masalah yang muncul dan tidak pernah diduga sebelumnya. Syngenors kabur dari laboratorium dan membunuh orang-orang yang menghalangi. Tindakan Syngenors diluar kendali, ia bisa menjadi mahluk yang berbahaya.
Bagaimana kelanjutan petualangan Syngenors dan mengapa ia bisa kabur? Apakah ada yang memboikot proyek tersebut atau keinginan sendiri sang robot pintar yang tidak mau dikendalikan lagi? Saksikanlah Sinema Malam berjudul Syngenor yang akan ditayangkan pada hari Selasa (04/04) pukul 00.00 WIB hanya di Indosiar.....