
Danu sangat terkejut saat melihat wajah Ceria sangat mirip dengan Puspa, dan langsung menghampiri gadis itu sambil menyebut nama putrinya. Ceria sangat kaget saat Danu menyebutnya sebagai anak Puspa, dan langsung berusaha menjelaskan.
Namun, Danu yang sudah terlanjur yakin langsung membujuk Ceria untuk ikut kerumahnya. Begitu sampai, Danu mempertemukan Ceria dengan Safira sehingga semua kejahatan wanita licik itu terkuak. Yang paling syok adalah Ceria, ternyata dirinya bukanlah cucu Sri melainkan Danu. Dalam keadaan masih bingung, Ceria memutuskan untuk pergi.
Baru saja hendak keluar, Ceria bertemu dengan Alfian yang baru kembali dari rumah. Alfian kemudian mengantar Ceria ke rumah Lena tempat dimana Sri berada. Rupanya, Sri berhasil kabur dari pasar malam. Begitu tahu kalau selama ini Sri berbohong padanya, Ceria tidak bisa menutupi kekecewaannya.
Pelan-pelan, Sri berusaha menjelaskan bahwa semua adalah demi kebaikan Ceria karena selama ini nyawa gadis itu diincar Safira. Setelah semuanya jelas, Ceria dan Alfian memutuskan untuk menikah. Awalnya rencana tersebut ditolak Danu, namun setelah dibujuk Dian, pria itu akhirnya mau memberikan restu.
Setelah menikah, Alfian membawa Ceria menginap ke villa. Disana, Syarni yang tidak rela melihat Alfian bahagia tiba-tiba menyusul dan meminta pria itu bertanggung jawab karena telah menghamilii dirinya. Keduanya bertengkar hebat, tanpa sengaja Syarni menusukkan pisau ke perut Alfian hingga pria itu tewas.
Saat berada di desa, Alfin terkejut mendengar kepanikan warga yang menemukan mayat berwajah persis dengan dirinya. Tidak menyangka kalau saudara kembarnya Alfian dibunuh dan dibuang ke sungai bersama syal pemberiannya pada Ceria, Alfin mengira kalau dalang semua kejadian tersebut adalah Ceria.(mdentertainment/indosiar.com/mdL)