
Lolos dari gempuran Jagatara yang mengabdi pada sang penguasa kegelapan yang berambisi besar ingin menguasai negeri sihir, seorang panglima perang bernama Satria bersama sang naga betina tungganggannya turun ke bumi.
Namun jiwa Satria yang telah terlanjur menyatu dengan jiwa sang naga betina, lantas melahirkan cinta dan kasih sayang. Bahkan dari buah cinta kasih mereka menetaslah tiga butir telur yang sebelumnya telah diramalkan akan menghancurkan Jagatara dan sang penguasa kegelapan.
Mengetahui hal itu, Jagatara berupaya menguasai ketiga butir telur tersebut. Selain akan dipergunakan untuk kebangkitan junjungannya, sekaligus juga mematahkan ramalan.
Namun upaya Jagatara gagal. Telur-telur itu keburu terlepas dan dua di antaranya menetas ditempat terpisah. Telur pertama terlahir menjadi seekor naga, satu lagi menetas dalam sosok gadis bersama Kalista.
Sementara telur terakhir tetap utuh, karena didalamnya tersimpan kekuatan inti bumi yang justru sangat ditakuti tetapi sekaligus dibutuhkan oleh Jagatara untuk kebangkitan junjungannya.
Akan tetapi sebagaimana yang telah diramalkan, Jagatara akhirnya hancur manakala keturunan Satria dan Sang Naga Betina bersatu menjadi sebuah kekuatan hebat yang tak tertandingi, bahkan oleh Sang penguasa kegelapan sendiri.(indosiar.com/4nd)