
Mawar seorang gadis cantik tapi tomboi. Kegiatannya banyak berbau laki-laki seperti Futsal, mendaki gunung dan yang sejenisnya. Ia sudah mahasiswa tapi belum pernah punya pacar atau tertarik pada cowok. Hal itu membuat Bu Lia, mamanya jadi agak cemas.
Ary (20), seorang pemuda kalem, teman kakaknya, Guna (20), jatuh cinta padanya. Tapi Mawar tak pernah tertarik, meski mamanya dan mama Ary, Bu Niken, mendukungnya. Mawar merasa Ary terlalu baik, lembek dan membosankan.
Meski Mawar menolak, Ary tetap ngotot menemui Mawar, meski sering dikerjai. Dengan usil Mawar malah menodohkan Ary dengan Bella, bekas pacar kakaknya. Tapi ketika Ary dan bella makin akrab, Mawar jadi cemburu.
Melalui proses panjang, Mawar akhirnya menerima Ary. Tapi ia tetap sering kesal karena Ary terlalu sayang dan penurut. Suatu ketika Ary mengajaknya jalan-jalan keluar kota. Di tempat itu Mawar sempat berkenalan dengan Beno. Mawar kembali ngambek dan memaksa pulang. Ia memaksa nyetir, meski Ary melarang. Di tengah jalan mereka mengalami kecelakaan. Ary bersuaha melindungi Mawar tapi akibatnya fatal, Ary meninggal dunia.
Bu Niken memaki-maki Mawar sebagai penyebab kematian anaknya. Mawar sendiri sangat terpukul, sejak saat itu ia menjadi orang pendiam. Selain itu, ia trauma dengan mobil dan justru terkenang Ary terus.
Trauma itu membuat Mawar terpaksa pindah kampus. Ia pindah ke kampus Beno. mereka jadi akrab, meskipun Beno sebenarnya sudah punya pacar bernama Irma, anak seorang produser film.
Beno mengetahui trauma yang dialami Mawar dan berusaha menyembuhkannya. Hubungan itu membuat Irma marah. Selain itu, Irma ditaksir Roy, eksekutif di perusahaan film milik papanya. Irma sebal kepada Beno. Karena ekonomi dan karirnya merosot, ia memutuskan cinta Beno.
Mawar prihatin dan berusaha membangun semangat Beno, seperti beno berusaha menyembuhkan traumanya. Tapi ketika Beno berhasil bangkit kembali, Irma justru merebutnya dari Mawar.(indosiar.com/4nd)
Pernah ditayangkan pada : 16 November 2009 pukul 00.30 WIB