
Su Zhen sadar bahwa keputusan itu membuat posisi Chen Lun serba-salah, karena dirinya bakal dianggap berani menentang Liang Ling An. Berkat bujukan sang istri, pejabat jujur itu akhirnya setuju untuk mundur dan kembali ke desa.
Kembali ke toko Bao An Tang, Xu Xian dipanggil oleh Xu Qian yang ternyata telah jatuh cinta pada Xiao Qing (meski hanya melihat figur gadis itu lewat lukisan) dan meminta supaya sang sahabat membujuk istrinya Su Zhen untuk membantu menjodohkan.
Keruan saja Su Zhen kebingungan, namun ia tidak kehabisan akal dan beralasan kalau Xiao Qing tidak boleh menikah karena hanya akan membawa sial pada sang suami. Xu Qian tentu saja tidak percaya, dan mengajak Xu Xian ke kuil Jian Sheng yang merupakan tempat dimana Fa Hai berada. Melihat melalui tungku ajaibnya, rahib itu tersenyum karena pria yang dicari akhirnya datang.
Begitu tiba, Xu Xian langsung diberitahu kalau sang istri Su Zhen dan Xiao Qing adalah penjelmaan siluman ular. Keruan saja pria itu merasa sangat terpukul, dan meski akhirnya mengaku tidak mempermasalahkan, ia berhasil dibujuk Fa Hai untuk tinggal di dalam pagoda.
Begitu kabar itu disampaikan pada Su Zhen, wanita itu langsung tahu kalau Fa Hai punya rencana tersembunyi. Berhasil menolong Xiao Qing lewat buah berumur 1000 tahun, keduanya langsung mendatangi kuil Jin Sheng. Disana, Fa Hai memberitahu kalau Xu Xian telah memutuskan menjadi biksu serta menyebut cinta siluman dan manusia tidak bisa bersatu.
Tidak seperti biasanya, Su Zhen rela berlutut dan merayap naik ke pagoda demi menemui Xu Xian, yang dari atas berteriak histeris karena tidak tahan melihat penderitaan sang istri. Emosi Xiao Qing langsung memuncak dan mengerahkan anak buahnya, namun tetap saja ia bukan tandingan Fa Hai.
Kesabaran Su Zhen akhirnya habis, bersama Xiao Qing ia menggunakan ilmu sihir untuk mendatangkan hujan dan air bah yang hanya membuat desa tempatnya tinggal lenyap disapu banjir. Sadar cara itu tidak berhasil, ia menantang Fa Hai untuk berduel satu lawan satu.
Meski memiliki kesaktian tinggi, Su Zhen bukan tandingan Fa Hai yang memiliki berbagai benda pusaka. Saat nyawanya terancam, mendadak muncul sinar dari dalam kandungannya yang membuat Fa Hai mengurungkan niat untuk membunuh siluman ular putih itu.
Xu Xian sendiri akhirnya berhasil keluar berkat bantuan seorang biksu muda, namun saat kembali keadaan Bao An Tang telah kosong. Dalam keadaan frustrasi, langkah kaki membawanya ke tempat pertemuan pertamanya dengan sang istri dan disana, ia kembali bertemu dengan Su Zhen yang dicintainya.
Kemunculan pria itu membuat Xiao Qing emosi dan berusaha menyerang, namun Su Zhen berjanji tidak akan meninggalkan istrinya sampai kapanpun dan siap disambar petir bila ucapannya dilanggar. Berkat ucapan tersebut, ketiganya kembali bersatu.(mdL)