
Melihat wajah Su Zhen begitu muram, Han Wen mampu menduga kalau sang istri sedang punya masalah dengan Xiao Qing yang mendadak menghilang. Xiao Qing sendiri di tempat lain mulai mencari-cari rumah yang layak untuk ditinggalinya bersama Yu Tang.
Ia tidak sadar kalau pria yang dimaksud jatuh sakit dan dokter yang memeriksa kebingungan melihat tanda-tanda yang tidak biasa. Bahkan saking sedihnya melihat kondisi sang anak, Nyonya Jiang menyusul jatuh sakit.
Karena kehabisan akal, Tuan Zhang akhirnya mengutus pelayannya untuk mencari tabib terbaik yang tak lain adalah Xu Han Wen. Namun sesampai disana, Yu Tang sudah seperti orang mati saking parahnya penyakit yang diderita. Xiao Qing yang belakangan tahu begitu terpukul, dan langsung mencari Su Zhen dan menangis didepan wanita itu.
Sadar kalau Xiao Qing memiliki jodoh di masa lalu dengan Yu Tang yang sebelumnya adalah penghuni Langit, Su Zhen hanya menemukan satu cara untuk menyelamatkan nyawa pria itu adalah dengan ilmu sihir dan membuat Yu Tang melupakan semua yang berkaitan dengan Xiao Qing.
Meski berat, Xiao Qing akhirnya setuju demi menyelamatkan pria yang dicintai meski untuk itu hatinya harus hancur. Masalah kembali berhasil diselesaikan dengan baik oleh Su Zhen, namun problema baru mengintai.
Diam-diam, pendeta Dao Ling yang tak lain adalah Siluman Kodok dan bawahannya Siluman Kelabang mulai bersiasat untuk menghancurkan Su Zhen yang diketahui sedang hamil. Wanita itu bukannya tidak sadar, berulang kali dalam mimpinya ia melihat dirinya dikeroyok oleh dua musuh bebuyutannya itu.
Siasat pertama yang dilakukan Dao Ling adalah memperdayai Tou Er dengan menyebut dirinya diliputi hawa kesialan karena dua orang wanita dirumahnya adalah siluman. Untuk membuktikan kebenaran ucapannya, Tou Er diberi sebuah botol yang disebut bakal mengungkap kedok Su Zhen dan Xiao Qing.
Pada kenyataannya, hal itu hanya dilakukan untuk menguras tenaga Su Zhen. Beruntung siasat tersebut berhasil diketahui siluman ular putih yang cerdik itu, malamnya wanita itu berhasil menyelamatkan Han Wen yang hendak dibunuh oleh Siluman Kelabang.
Pertandingan sengit terjadi di dalam kediaman Li, Tou Er kebingungan melihat pendeta yang menipunya mendadak muncul dan bertarung dengan Xiao Qing. Sifat aslinya yang sebenarnya agak penakut muncul begitu diminta membantu sang adik ipar, apalagi setelah tahu Su Zhen adalah siluman ular, namun ia tidak berkutik ketika sang istri mengancam.
Dengan sedikit (bantuan) Tou Er, kedua siluman itu berhasil ditaklukkan oleh Su Zhen dan Xiao Qing. Gemas melihat kekejaman mereka, Xiao Qing dengan cepat menusukkan pedangnya tanpa tahu perbuatannya bisa menjadi karma di kemudian hari.(mdL)