Amane berusaha menginterogasi Yoshida namun pria itu mampu menjawab pertanyaan dan semakin menegaskan bahwa ia adalah hata. Belakangan, Yoshida meminta Amane mulai memikirkan pernikahan dan melupakan komunikasi lewat email karena hata yang dicari sudah ada didepannya.
Belakangan, Yoshida berhasil 'menjebak' Amane di sebuah kamar yang sebenarnya telah disewa oleh pria itu, dan mengajak untuk tidur bersama. Hal itu sudah tentu membuat Amane tersentak karena ucapan hata soal hal sensitif tersebut sama sekali berbeda, ia langsung berlari keluar.
Teringat dengan ucapan Teru Teru Bozu, semangat Takashi untuk menciptakan lagu kembali bangkit. Hasilnya : lagu yang dibuatnya untuk sebuah iklan akhirnya diterima dan membuatnya bisa bernapas lega. Saat kembali ke rumah untuk melanjutkan menulis lagu, mendadak kertas-kertas musiknya beterbangan keluar karena angin.
Berhasil mengumpulkan semua berkat bantuan Amane yang kebetulan lewat, satu kertas yang bertuliskan Teru Teru Bozu yang bisa menjelaskan semua permasalahan hilang (disobek oleh Kaori) sehingga Amane belum tahu kalau Yoshida berbohong. Begitu mendapat email dari hata, gadis itu langsung menanggapi dengan dingin.
Keesokan harinya, Yoshida kembali muncul dan meski sempat tergagap ketika Amane menyebut dirinya telah mengirim pesan pada hata, kembali menekankan gadis itu supaya melupakan komunikasi lewat email berhubung mereka telah bertemu langsung. Hal ini kontan membuat Amane curiga, ketika pulang ia langsung mengecek komputernya kalau-kalau ada pesan masuk.
Yang muncul ternyata sebuah email berisi peringatan bahwa pria yang menggunakan nama hata adalah penipu, bisa ditebak siapa pengirimnya : Kaori. Belakangan, Takashi yang mendapat pesan yang sama berhasil menguak siapa dalang dibalik semua itu.
Kebenaran akhirnya terkuak, Yoshida mengakui kalau dirinya bukan hata dan berusaha memfitnah pria yang menggunakan nama sandi itu, sementara Kaori yang dikonfrontir balik 'menyerang' Takashi dengan menyebutnya sebagai pria yang tidak mampu mencintai siapapun.
Takashi akhirnya tidak bisa menahan keinginannya untuk bertemu langsung Teru Teru Bozu, keduanya berjanji untuk saling bertemu di depan sebuah patung di wilayah Odaiba. Namun di saat-saat terakhir, Amane dicegat bosnya dan diminta pergi ke kantor polisi untuk menyelesaikan masalah rekening kliennya yang sempat lenyap.
Hal itu sudah tentu membuat Takashi menunggu dengan tangan hampa. Tak terasa sudah beberapa jam ia bergeming, namun Teru Teru Bozu yang ditunggu tidak juga muncul. Hujan pun kemudian turun, dan pria itu masih tetap setia berada disana.(mdL)