Saat tiba, Amane mendapati sebuah gantungan kunci berbentur gitar. Saat sampai dirumah, ia mendapati email dari hata yang mengaku berhalangan hadir, dan sangat berharap ucapan tersebut adalah bohong dan dilakukan untuk menyenangkan hatinya.
Amane akhirnya memutuskan untuk menyerahkan gantungan kunci yang ditemuinya ke kantor polisi, dan langsung pergi sebelum sempat dimintai keterangan. Ketika tiba di kantor, kursinya ternyata telah diisi orang lain dan oleh sang atasan, Amane diminta untuk membagikan selebaran di jalan.
Waktu membagikan selebaran, Amane kembali bertemu dengan Yoshida namun menolak bicara karena masih marah pria itu berbohong dirinya adalah hata. Siapa sangka, Yoshida malah balik menyebutnya sebagai pembohong yang sesungguhnya karena tidak jujur tentang identitas sebenarnya pada hata.
Ucapan tersebut benar-benar mengena, Amane mulai menyesali kebohongannya pada hata. Mendadak, sahabatnya Tomomi muncul dengan menyandang tas. Rupanya, wanita itu baru saja mengetahui sang suami berselingkuh, dan menasehati sang sahabat bahwa kadang berbohong itu perlu.
Takashi akhirnya tahu kenapa sang bos Osawa kerap memberinya kesempatan untuk memperbaiki rekaman : pria itu adalah ayah Kaori. Ia memutuskan untuk menjelaskan identitas sebenarnya pada Teru Teru Bozu, bahkan sampai menyebut nama aslinya, namun di ujung sana Amane yang merasa bersalah malah 'membuang' email tersebut sambil mengucap selamat tinggal.
Ucapan tersebut kontan membuat konsentrasi kerja Takashi buyar, dan ketika bertemu Amane keesokan harinya, tanpa sengaja ia menjatuhkan kunci yang pernah ditemui gadis itu. Sayang, Amane tidak melihatnya. Di kantor, gadis itu kembali menjadi pembicaraan setelah rekan-rekannya mengetahui kalau Yoshida telah menyampaikan lamaran.
Mendengar ucapan Yoshida yang menyebut dirinya telah melamar Amane, Takashi memberitahu gadis itu saat keduanya bertemu kalau Yoshida sangat mencintainya. Mengobrol cukup lama, mereka akhirnya mengaku kalau masing-masing tidak berhasil menemui pasangan yang diidamkan. Di apartemen Takashi, Amane mulai berpikir pria itu adalah hata.
Nasehat dari sahabatnya Tomomi yang menyebut lebih baik menikah dengan orang yang mencintai daripada dicintai membuat Amane menerima tawaran Yoshida, ia akhirnya setuju pergi bersama pria itu ke Perancis.
Di pesta pertunangan, Yoshida yang begitu gembira mendesak Takashi untuk memainkan satu lagu untuknya. Begitu mendengar lagu itu adalah Once In A Blue Moon, air mata Amane langsung berlinang dan ia sadar siapa pria itu sebenarnya : hata.
Begitu selesai, Takashi langsung memberi selamat pada Amane dan Yoshida sebelum kemudian beranjak pergi. Namun dari belakang, Amane mendadak memanggilnya dengan nama hata, dan membuatnya tertegun.(mdL)