TAG: Galih Ginanjar

Kasih shock dan megap-megap melihat peti mati dan batu nisan, ia langsung keluar dari kamar.

Kasih berteriak-teriak kepada Nelly dan Amara, ia sangat kecewa tau mereka telah membunuh ibunya.
Security menemukan Kasih dan Marik di dalam gudang. Disusul dengan Vino.

Marik bersikeras untuk membuat Kasih jujur dan tidak takut pada Amara, padahal gadis itu sudah mengatakan yang sebenarnya.

Marik hampir saja tertabrak truk karena Vino mendorongnya ke tangah jalan.

Kasih terperosok dan mencoba bangkit dari jatuhnya. Ia sangat tidak menyangka ternyata orang yang menabraknya adalah Randy.

Marik nampak sangat cemburu ketika melihat kemesraan Kasih dan Vino, sampai-sampai ia memremas pulpen yang ada di tangannya hingga patah.

Marik sangat kesal dan sedih melihat Kasih berpelukan dengan orang lain, pria itu langsung segera pergi.

KASIH mencoba berteriak saat mengetahui ada telepon dari papanya. Irwan mendengar teriakan sang putri dari telepon, dan terkejut.

Kasih mulai mencurigai Randy yang selama ini bersekongkol dengan Amara.