TAG: Intan Nuraini

Mendengar Miranda bakal kembali bekerja di rumah Donna, Aisya tidak menyembunyikan kekagetannya.

Rupanya, anak yang mengalami kecelakaan adalah Edo, yang ketika itu berusaha menyelamatkan Mira.

Begitu masuk kamar, Mira menangis sejadi-jadinya karena sedih akibat diberi barang-barang bekas oleh sahabatnya Lia.

Bingung menatap brownies yang ada didepannya, Mira dengan berat hati memakan brownies tersebut atas suruhan Miranda.

Nyaris ditabrak mobil Donna yang baru saja menjemput ibunya Dewi, Mira dan Lia tidak dikenali karena wajah keduanya penuh lumpur.

Mendengar suara Eric yang sudah sangat dikenalnya tengah menyapa, Miranda sangat kaget.

Saat kembali ke rumah kontrakan, Miranda dan putrinya Mira mendapati kunci rumah sudah diganti.

Miranda sangat sedih karena harus berbohong pada Mira, terutama setelah melihat sang putri harus menderita tinggal di rumah Donna.

Setelah pingsan karena tidak bisa menahan sakitnya ditato, Miranda dibawa pulang kerumahnya oleh Om Ali.

Tidak terasa waktu cepat berlalu, Mira yang tidak lain adalah putri Miranda sudah berumur tujuh tahun.