TAG: Sorry I Love You
Ketika pulang kerumahnya, Moo-hyeok telah ditunggu Yune yang menyebut bahwa bila mereka berdua mati bersama, maka itu akan menjadi balas dendam yang sempurna kepada Deul-hee.
Semangat hidup Yune mendadak bangkit, hal itu disebabkan oleh cerita Min-joo yang mengatakan Moo-hyeok sengaja menggodanya untuk menghancurkan hidup Yune dan Deul-hee.
Kedekatan Mo-hyeok dan Min-joo tidak diperdulikan Eun-chae, ia memutuskan menunggu pemuda itu di tangga rumah sampai kembali.
Dari hari ke hari, Eun-chae semakin tenggelam dalam lamunannya, ia benar-benar tidak bisa melupakan Moo-hyeok dan terus berhalusinasi seolah pemuda itu selalu menyertainya.
Kebersamaan Moo-hyeok dan Eun-chae terhenti ketika penyakit pemuda itu kembali kumat, ia meminta gadis itu pergi karena tidak ingin melihatnya dalam keadaan mengenaskan.
Hati Moo-hyeok semakin tersentuh karena selain meminta maaf, Deul-hee yang kemudian pamit pulang memberinya vitamin yang disebut bakal menjaga kesehatannya.
Penjelasan yang diberikan dokter membuat ayah Eun-chae itu terkejut : rupanya hidup Moo-hyeok hanya tinggal menghitung hari dan tidak akan ada keajaiban kedua.
Karena lelah, Eun-chae diperintahkan Deul-hee untuk pulang dan beristirahat. Selama perjalanan ke halte bis, ia tidak sadar kalau Moo-hyeok terus mengikutinya dari belakang.
Mendengar Moo-hyeok yang mabuk mengigau dan memanggil sang ibu, Eun-chae teringat kejadian di Australia dan memutuskan untuk mendekap erat-erat pria itu yang masih terlelap.
Sejak sadar dari koma, Yune minta supaya Eun-chae selalu menemani dan tidak melepaskan tangannya. Hal ini keruan saja membuat gadis itu sulit bertemu dengan Moo-hyeok.