TAG: Bmkg
Yang masih harus diwaspadai saat ini adalah mengenai bencana banjir, karena curah hujan yang masih meninggi dan diingatkan oleh BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) bahwa puncaknya masih sampai pertengahan Februari.
Cuaca Ekstrem
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mengingatkan masyarakat agar dalam beberapa hari kedepan mewaspadai cuaca ekstrem yang diprediksi hampir terjadi diseluruh tanah air. Cuaca ekstrem tersebut bisa terjadi hingga awal Februari mendatang dan menyebabkan ketinggian gelombang air laut bisa mencapai 4 meter.
Antisipasi Banjir
Peringatan BMKG akan ancaman banjir membuat pihak pemerintah DKI Jakarta mempercepat pembangunan tanggul disejumlah tempat rawan banjir. Sedikitnya ada sebanyak 62 titik yang dianggap rawan banjir.
Korban Banjir
Ratusan warga Pondok Labu yang tinggal di sekitar bantaran kali Krukut, Jakarta Selatan Senin siang mengadu ke Komnas Ham untuk meminta bantuan mengatasi banjir di wilayahnya. Warga juga kian gelisah setelah ada isu yang merebak bahwa tanah tempat tinggalnya akan dilakukan pembebasan.
Antisipasi Banjir
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono dan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo Senin sore meninjau lokasi banjir di Kelurahan Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan. Untuk mengantisipasi banjir, Pemda DKI berencana membangun penampungan air seluas 1,6 hektar dikawasan ini.
Musim Pancaroba
Hujan deras Minggu sore melanda wilayah Jakarta Selatan dan sekitarnya. Akibatnya sejumlah ruas jalan dikawasan tersebut tergenang air. Hujan deras itu juga mengakibatkan ratusan rumah warga di Pondok Labu, Cilandak terendam banjir dengan ketinggian air lebih dari 1 meter.
Perubahan Iklim
Puncak musim penghujan kali ini menurut ramalan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG akan terjadi pada pertengahan Januari mendatang. Meski sifatnya diperkirakan normal, namun masyarakat perlu mewaspadai pertemuan air pasang laut dan intensitas hujan yang tinggi yang dapat menyebabkan banjir.
Kemarau Panjang
Kesulitan mendapatkan air bersih dirasakan masyarakat Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Puluhan hektar lahan cabai mereka mati lantaran kurang pasokan air. Para petani mengaku nilai kerugian mereka mencapai jutaan rupiah.
Cuaca Tak Menentu
Cuaca di tanah air terasa tak menentu. Cuaca panas dan hujan terjadi bergantian. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika meminta masyarakat waspada karena saat ini merupakan masa transisi menuju musim kemarau.