TAG: Mexico
Flu Babi
Virus H1N1 terus memakan korban, seorang balita di Bekasi, Rifka Marifatus Zakiah yang diduga terjangkit virus H1N1 meninggal dunia. Sebelum meninggal, korban sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.
Flu Babi
Sejumlah kandang babi milik warga di Denpasar, Bali disemprot cairan disinfektan, hal ini untuk mengantisipasi meluasnya virus H1N1 di Bali yang telah ditetapkan menjadi Kejadian Luar Biasa.
Waspada Flu Babi
Penyebaran virus flu babi hingga Jumat (01/05/09) semakin meluas. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, virus H1N1 tersebut saat ini sudah menyebar di 29 negara di Benua Amerika, Eropa dan Asia. Bahkan WHO juga menyatakan, pandemi flu babi telah mencapai fase lima atau fase penularan dari manusia ke manusia.
Balai Besar Penelitian Veteriner Kota Bogor menyiapkan laboratorium khusus senilai 2,6 milyar rupiah untuk melakukan penelitian penyakit flu babi. Rencananya Jumat (01/05/09) ini petugas dari Balitvet akan meneliti penyakit flu babi dengan mengambil sampel pertama dari Jakarta.
Wabah Flu Babi
Pemerintah Mexico mencatat korban meninggal akibat flu babi hingga Selasa (28/04/09) mencapai 149 orang. Sementara menurut catatan Badan Kesehatan Dunia (WHO), jumlah korban meninggal diberbagai negara mencapai ratusan orang.
Anda Perlu Tahu

Direktur WHO atau Organisasi Kesehatan Sedunia, Margaret Chan mengatakan, wabah flu babi di Mexico dan Amerika Serikat berpotensi menjadi pandemi, karena menyerang manusia.
Waspada Flu Babi
Wabah flu babi yang mulai menjangkiti sejumlah negara membuat resah peternak dan pekerja di peternakan babi. Namun demikian mereka tetap masih serius mengelola peternakan babi meski terus meningkatkan kewaspadaan.
Flu Babi
Menyusul peringatan Badan Kesehatan Dunia (WHO) tentang ancaman virus flu babi yang telah menewaskan 70 orang di Mexico dan 7 orang di Amerika Serikat sejumlah peternak babi di Bali mulai resah dan khawatir akan serangan virus mematikan ini.